Diplomasi Jitu Menlu Retno saat Trump Ingin Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

BINTANGNEWS.com – Rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel menuai reaksi global, termasuk dari Pemerintah
Indonesia. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi melakukan aksi diplomasi cepat dengan mengontak otoritas AS.

Menlu Retno yang dilansir Sindonews, mengaku sudah melakukan pertemuan dengan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph Donovan terkait krisis Yerusalem.

Dalam pertemuan itu, Retno menyampaikan kekhawatiran serius dari pemerintah AS terkait mengenai rencana AS untuk memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pemindahan itu otomatis menjadi pengakuan Washington bahwa kota tua tersebut menjadi Ibu Kota Israel.

”Kita sampaikan kekhawatiran yang sangat dalam terhadap informasi ini. Karena kita dapat informasi, maka saya komunikasi dengan dubes Amerika, dan kemarin pagi saya sudah bertemu. Saya juga coba komunikasi dengan (Menlu AS) Rex Tillerson yang ada di Eropa,” ucap Retno.

”Pesan sudah kita kirimkan secara jelas bahwa kita sangat concern terhadap informasi tersebut. Kita sampaikan bahwa apabila hal itu dilakukan, maka akan sangat membahayakan peace process (proses perdamaian) itu sendiri dan membahayakan stabilitas,” paparnya, Selasa (5/12/2017).

Diplomat top Indonesia ini menyampaikan bahwa dubes AS sudah menerima arahan dari Washington bahwa keputusan dari rencana pemerintah Trump itu belum final.(boy)     
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter @bintangnews.Com



Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply