Lagi-lagi Miras Oplosan Kembali Telan 8 Korban Buruh Pabrik Tewas

BINTANGNEWS.com – Kembali Pesta Minuman Keras (Miras) kini giliran 10 karyawan buruh pabrik menjadi korban tewas akibat Pesta barang haram itu. Pesta miras buruh di Jalan Industri Batujajar, Desa
Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat berujung petaka. Pasalnya, 8 di antara mereka tewas usai mengonsumsi miras yang diracik sendiri itu. Sedangkan dua lainnya hingga kini masih dirawat intensif di rumah sakit.

Korban tewas masing-masing berinisial W alias Wakwaw (19), warga Kampung Pasir Astana, Desa Cangkorah, Batujajar, dan A warga Tasikmalaya (19), yang tewas Sabtu (6/1/2017).

Sementara AI (20), MY (19), MA (21), WW alias Carli (18), YD (20), dan UW (19) tewas Minggu (7/1/2018). Sementara dua yang masih dirawat di rumah sakit adalah DAN (20), dan SH (20).

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara melalui Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Nico N Adiputra yang dilansir Sindonews  mengungkapkan,” para korban merupakan buruh pabrik celup di PT Jin Myoung yang berlokasi di Kampung Cibingbin RT06/04, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.

Mereka menggelar pesta miras sesaat sebelum masuk jam kerja pada Jumat (5/1/2018) malam di warung milik Dedi yang ada di pinggir pabrik tersebut.

Mereka yang merupakan teman kerja satu shift kemudian kembali mengkonsumsi miras di dalam pabrik. Keesokan harinya, mereka semua mulai merasakan sakit di dada, perut,  muntah-muntah, dan pandangan mata jadi tidak jelas.

Oleh keluarganya mereka lalu dibawa ke rumah sakit, namun nyawa mereka tidak tertolong. "Yang pertama kali tewas adalah W yang diketahui merupakan peracik dari miras oplosan tersebut," kata Nico, Minggu (7/1/2018).

Berdasarkan penyelidikan, miras itu diracik oleh W dengan bahan-bahan alkohol yang dicampur dengan minuman suplemen dan air mineral. Alkohol tersebut diambil dari pabrik, kemudian dicampur juga dengan Na2S203 (hydro), H202 (peroksida), NaCLO (byclin), NaOH (caustyc), dan Scopinos (sabun) yang biasa digunakan untuk membersihkan mesin. "Jadi yang meracik ini adalah W. Dia bikin sendiri dengan bahan-bahan yang sebagian ada di dalam pabrik," jelasnya.

Sementara untuk korban yang masih hidup saat ini dirawat intensif di rumah sakit lantaran mengeluh sakit pada dada dan mata menjadi rabun. DAN tercatat sebagai warga Kampung Ciluncat, RT02/15 Desa Cimerang, Padalarang, sedangkan SH warga Cijeungjing, Desa Kertamulya, Padalarang. Mereka belum dapat dimintai keterangan karena masih lemas dan dalam pengawasan dokter serta petugas kepolisian.(boy)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply