Petani Karawang Tolak Beras Impor

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Rencana impor beras yang dilakukan pemerintah dengan membuka keran impor beras sebanyak 500 ribu ton  menuai penolakan, khususnya petani di
wilayah Karawang, Jawa Barat (Jabar).

Hal itu disampaikan oleh Abdullah seorang petani Karawang, usai panen raya bersama Anggota DPRRI Komisi VI, Perdagangan Perindusteian, Ivestasi, Koperasi, UKM BUMN, Standarisasi Nasional, Reike Diah Pitaloka, di Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Rabu (24/01/18)

Pihaknya menyebutkan stok beras di Karawang cukup aman, karena sudah memasuki masa panen raya.

Setelah ada isu impor beras, saat ini harga beli gabah kering Pungut panen di tingkat petani sudah mulai turun dengan harga Rp.6000, perkilogram yang sebelumnya memiliki harga Rp.7200 perkilogram. Hal tersebut dikhawatirkan petani jika beras impor datang saat penen raya, maka harga beli dari para petani bisa dipastikan terus menurun,” ujar Abdullah Petani Karawang.

Sementara, harga beras di sejumlah rasar, beras berkualitas terendah saja harganya sudah Rp.10 ribu perkilogram.(win)   
                

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply