Militer RI Masuk 10 Besar Negara Penyumbang Pasukan Perdamaian PBB

BINTANNEWS.com – Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Kementerian Luar Negeri Indonesia, Grata Endah Werdaningtyas menuturkan, saat ini Indonesia masuk dalam 1
0 besar negara penyumbang pasukan penjaga perdamaian PBB terbesar di dunia.

Grata menuturkan, secara keseluruhan Indonesia masuk dalam 10 besar sebagai negara yang paling banyak mengirimkan pasukan penjaga perdamaian di PBB. Namun, untuk pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, atau UNIFIL, Indonesia adalah yang terbesar.

"Saat ini kita masuk dalam 10 besar penyumbang pasukan terbesar peace keeping PBB. Kita menyumbang 2.700 pasukan di 9 misi. Kunjungan ini memiliki dampak signifikan karena penyebaran pasukan kita ke UNIFIL adalah yang terbesar," ucap Grata yang dikutif Sindonews, saat merujuk pada rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi ke Lebanon, Jakarta, Kamis (22/02/2018).

Terkait kunjungan ke Lebanon, Grata menuturkan Retno akan turut melakukan pertemuan dengan pasukan Indonesia atau yang juga disebut juga sebagai Indobatt.

"Kunjungan ke Indobat, pasukan kita di Indobat kontingen utamanya adalah batalyon mekanis sejumlah 850 personel. Kita juga memiliki sekitar 300 pasukan tersebar bekerja di bawah head quarter di bawah komandan UNIFIL, termasuk yang bertugas sebagai Paspamres," jelas Grata.

"Sementara di Indobat selain batalion mekanis, batalion medical, batalion Cimic (civil militar) ini adalah bagian yang menjadi nilai tambah karena melakukan kegiatan yang sifatnya sosial engagement kepada penduduk di sekitar kawasan Indobat seperti kesehatan, pendidikan dan pertukaran budaya serta sosial," tukasnya.(tb)


Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com

Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply