Hasil Psikolog, Ibu Siksa Bayinya, Tidak Temukan Gangguan Jiwa


KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak(P2TP2A) Karawang tidak menemukan gangguan psikologis parah pada diri Sinta. Hal tersebut terungkap dari hasil kejiwaan obeservasi kejiwaan Sinta, tersangka penganiyaan bayi Calista.
Menurut Cempaka Putrie, Psikolog P2TP2A Karawang, saat ditemui di sela-sela kerjanya, mengatakan,” tersangka penganiyaan bayi Calista, Ibu Sinta dari hasil observasi tidak terkena pospartum depression. Pihaknya juga tidak menemukan gangguan psikologis parah.

Setelah observasi, Cempaka menemukan jika Ibu Sinta tidak memiliki emosi dan kecerdasan yang matang.

Hal itu menurut Cempaka Putrie, disebabkan oleh kondisi masa kecil Ibu Sinta yang tragis. Dan lahir dalam 10 saudara. Alhasil, Sinta kerap merasa diabaikan dan tidak dekat dengan keluarganya.

Adapun berbagai tindakan kasar kepada Calista dilakukan tanpa sengaja. Cempaka menambahkan, bahwa Ibu Sinta tidak berniat untuk membunuh anaknya. Dan Ibu Sinta juga tidak menyangka tindakannya bisa mengakibatkan Calista meninggal.

Setelah proses hukum yang terus berlanjut, kata Cempaka, hal itu justru bisa berbuah Positif.

Dengan hukum, itu bisa jadi proses pembelajaran bagi Ibu Sinta. Penjara bisa saja membuat dia matang secara emosi. Itupun kalau dia berusaha berfikir.(win)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply