Jelang Ramadhan, Puluhan Ribu Massa PMK akan Pawai Obor - Sumber Informasi Dunia

Jelang Ramadhan, Puluhan Ribu Massa PMK akan Pawai Obor

Share This

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Bulan suci Ramadhan bagi umat Islam sudah didepan mata, bulan yang suci yang dinanti-nantikan bagi umat muslim akan dijadikan momen yang baik untuk menjalankan ibadah puasa.
Sementara tempat-tempat hiburan malam di kota lumbung padi Karawang, kini cukup marak. Sedangkan bagi pengelola atau pemilik hiburan malam juga mereka sudah tahu bahwa setiap sekali setahun, diminta harus saling menjaga dan menghormati.

Hal itu disampaikan oleh Forum Masyarakat Karawang (FMK) dan telah mewanti-wanti kepada Pemerinah Daera (pemkab) Karawang, agar semua tempat-tempat hiburan malam agar sepuluh hari menjelang bulan suci Ramadhan sudah diberikan surat peringatan.


Hal ini disampaikan oleh anggota FMK, Cepyan Lukmanul Hakim dan Dudung Abdullah Hasyim, surat yang berisikan larangan beroperasi bagi semua tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Karawang, tanpa terkecuali selama umat muslim menjalankan ibadah puasa.

Cepyan Lukmanul Hakim Menekankan Kepada Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana harus berani mengambil kebijakan ini sesuai semangat membangun toleransi antar ummat beragama dalam wadah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Tidak ada alasan bagi pemilik maupun pekerja hiburan malam, satu bulan penuh tetap harus tutup dulu,” tegas Cepyan Sabtu sore (14/4/2018).

Sementara itu, Dudung Abdullah Hasyim menambahkan, untuk anggota DPRD Karawang, agar segera menindaklanjuti aspirasi ummat muslim, terkait usulan revisi Perda anti-miras (minuman keras). “hingga sampai saat ini usulan tersebut masih belum ada realisasi,  Padahal saat hearing bersama kami mengenai ini sudah dilakukan. Dan ini pula seharusnya bisa dijadikan Reperda hak inisiarif DPRD,” ujarnya.

Kedua hal tersebut, Cepyan maupun Dudung menegaskan, akan menjadi bagian dari fokus perhatian FMK saat nanti menggelar ribuan pawai obor, dalam menyambut bulan suci Ramadhan pada tanggal 5 Mei 2018.

Mereka menargetkan peserta pawai obor ini hingga mencapai 50 ribu orang, lebih besar dari kegiatan serupa pada tahun sebelumnya yang berhasil melibatkan 30 ribuan orang.

“Kegiatan pawai obor yang telah menjadi agenda rutin FMK tidak ada kaitan dengan seluruh agenda politik. Ini steril dari kepentingan politik kubu manapun. Kami juga telah sepakat, selama pawai obor berlangsung dilarang keras menggunakan atribut parpol, calon gubernur dan wakil gubernur, maupun hal lain yang berkaitan dengan simbol-simbol politik praktis. Ini semua murni kegiatan kaum muslim-muslimah di Karawang dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” kata Cepyan mempertegas.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com

Post Bottom Ad

ad728

Pages