Jamaah Haji Lulusan Sekolah Dasar Mencapai 1 Juta Orang


BINTANGNEWS.com – Heterogenitas atau keanekaragaman calon jamaah haji asal Indonesia disebut salah satu yang paling tinggi di dunia. Dari segi pendidikan, jumlah pendaftar haji yang hanya menamatkan bangku sekolah dasar (SD), jauh melampaui jenjang
pendidikan lainnya.
Menurut pendataan Kementerian Agama terkini, jumlah pendaftar haji tamatan SD menempati urutan pertama dengan angka mencapai 941.183 orang. Angka itu jauh melampaui tamatan SMA yang berjumlah 721.685 orang.

Di urutan ketiga adalah lulusan strata 1 sebanyak 641.614, disusul tamatan SMP sebanyak 351.969 orang. Latar belakang pendidikan para jamaah haji yang didominasi lulusan SD tersebut tentu saja menjadi tantangan tersediri bagi petugas untuk memberikan pelayanan dan pembinaan. 

"Pada saat manasik si tutor harus sudah menyadari realitas bahwa yang mereka ajari manasik ada yang tidak tamat SD ada yang doktor. yang penting adalah praktis yang diajarkan," ujar mantan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji Dan Umrah, Kementerian Agama, Abdul Jamil, saat mengarahkan para calon petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Senin (28/5/2018) malam.

Menurut dia, kondisi tersebut cukup menyulitkan pemerintah mewujudkan calon jamaah haji (calhaj) yang sepenuhnya mandiri. "Jangankan ke Mekkah, bahkan yang belum pernah naik pesawat pun banyak," kata Abdul Jamil yang dikutif Sindonnews.

Terkait statistika tersebut, Abdul Jamil meminta kesabaran dan pengertian para petugas haji nantinya di Tanah Suci. Mereka harus mampu memberikan pengertian soal praktik ibadah haji dengan sederhana.

"Proses perjanan haji saat sampai di Madinah seperti apa, lalu masuk Mekkah seperti apa, Arofah, lalu di Mina, dibikin yang sederhana. Mereka yang telah memiliki pengetahuan haji tinggi bisa mengerti bahwa kita ini harus melatih orang yang tidak tahu sama sekali," tandasnya.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com


Related News

Tidak ada komentar:

Leave a Reply