Media Online Lokal Karawang ’Dilaporkan ke Dewan Pers’ - Sumber Informasi Dunia

Media Online Lokal Karawang ’Dilaporkan ke Dewan Pers’

Share This

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Kabupaten Karawang melaporkan sebuah media online lokal Karawang ke Dewan Pers Jakarta, diduga berita
tersebut berisikan opini tanpa narasumber yang jelas.

Ketua LBH, LMP Wahyu Anggara SH, Markas Cabang Karawang mengatakan,” pihaknya melaporkan media online yang diduga melanggar kode etik jurnalistik kepada Komisioner Dewan Pers Jakarta, yang dilengkapi berkas laporan yang lengkap, Rabu (02/05/18).

“Kami telah menyerahkan dokumen laporan ke Komisioner Dewan Pers. Dalam dokumen itu kami juga menyertakan semua data baik screen shoot berita yang dimuat maupun screen shoot semua status dan komentar facebook para awak media online itu,“ kata Ketua LBH Laskar Merah Putih.

Masih menurut Wahyu, sesungguhnya sampai saat ini kami masih menunggu i’tikad baik dari tim media tersebut, untuk mengklarifikasi perihal pemberitaan yang berjudul: Hayo…Sang Sekdis “Ngopi” Bareng Oknum Aktivis di Sebuah Cafe yang diterbitkan pada Kamis (26/4/18). Judul berita diatas telah mengalami perubahan karena judul berita sebelumnya terdapat kalimat kongkalikong, sehingga dinilai mencemarkan nama baik ketu LMP Markas Cabang Karawang.

“Saya tidak tidak terima kalau saya dianggap kongkalikong dalam sebuah urusan yang tidak benar. Apalagi berita yang dimaksudkan tim itu adalah berita soal pengurugan lahan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan swasta yang tidak ada kaitannya dengan proyek pemerintah daerah, “tegas Wahyu Anggara.

Sementara itu, Awandi Sirod, Ketua Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Karawang kepada BINTANGNEWS.com mengatakan,” yang dimaksud oknum aktivis oleh media tersebut, pada saat itu tidak ada lagi orang keceluali hanya saya, makanya saya harus melaporkan media tersebut, karena saya tidak pernah merasa dikomfirmasi,” tegas Awandi. 

“Berita itu menurut saya sangat subyektif, karena tulisannya hanya berisi opini si penulis, jadi yang disebut kongkalikong dari isi berita tersebut cenderung fitnah, karena yang berada di cafe itu hanya saya,“ kata Awandi Siroj.

“Wahyu menambahkan,” Komisioner Dewan Pers menegaskan akan segera memanggil media tersebut paling lama 14 hari kerja, sejak laporan kami diterima. Dan Dewan Pers juga akan mengeluarkan putusan yang nantinya bisa kami jadikan sebagai bahan laporan kepada pihak Kepolisian. Itu untuk dasar laporan kami berikutnya kepada pihak kepolisian, baik bisa berupa pidana ataupun perdata, “pungkas Wahyu."(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com


Post Bottom Ad

Pages