Titiek Soeharto Mundur, Partai Golkar Tanpa Trah Soeharto - Sumber Informasi Dunia

Titiek Soeharto Mundur, Partai Golkar Tanpa Trah Soeharto

Share This

BINTANGNEWS.com – Siti Hediati Hariyadi atau yang dikenal Titiek Soeharto menjadi sorotan dalam jagad politik setelah mengumumkan keluar dari Partai Golkar. Politikus yang menjabat
Wakil Ketua Koordinator Pratama Dewan Pimpinan Pusat  Golkar itu memilih bergabung dengan Partai Berkarya.

Keluarnya Titiek dari Golkar menarik karena mengikuti jejak adiknya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Status Tommy di Partai Berkarya adalah ketua dewan pembina sekaligus ketua umum.

Berkumpulnya putra putri Soeharto di Partai Berkarya menandakan ruh pemimpin Orde Baru di Golkar sudah tak ada. Tommy sendiri sudah lama mundur dari Golkar. Sebelum mendirikan Berkarya, putra bungsu Soeharto itu menginisiasi Partai Nasional Republik untuk Pemilu 2014. Namun, gagal lolos verifikasi parpol.

Mundurnya Titiek sebenarnya bukan hal mengejutkan bagi internal Golkar. Sebagian kader Golkar sudah mengetahui rencana mundur Titiek sejak sebelum bulan Ramadan.

Tanpa trah Soeharto, Golkar pun menjadi perhatian. Figur Soeharto dikenal sebagai salah seorang tokoh perintis Partai Golkar. Pengaruh trah Soeharto diakui Wakil Ketua Koordinator Pratama yang juga kolega Titiek, Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

 Dua putri almarhum mantan Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto (kiri) bersama Siti Hutami Endang Adiningsih alias Mamiek Soeharto (kanan)

Foto: Titiek bersama adiknya, Mamiek, berpose di depan gambar ayahnya, Soeharto.
Bagi Bamsoet, hengkangnya Titiek akan membuat Golkar kehilangan seorang politikus senior lantaran statusnya sebagai putri Soeharto. Apalagi, pendukung Golkar masih banyak yang mencintai Soeharto.
“Kami semua patut prihatin di Golkar, karena lagi kami kehilangan dukungan. Pendukung Partai Golkar itu masih banyak yang cinta Pak Harto," kata Bamsoet, Senin, 11 Juni 2018.

Suara sama disampaikan Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia. Figur Titiek dinilai punya ikatan sejarah, ideologis, bahkan biologis dengan tokoh paling berpengaruh dengan Golkar era Orde Baru yaitu Soeharto.

Bagi Doli, alasan mundur Titiek dari Golkar akan menjadi catatan. "Sebagai partai politik, Golkar yang lahir dari dan untuk rakyat sejatinya akan terus memperjuangkan rakyat," ujar Doli kepada VIVA.co.id, Selasa, 12 Juni 2018".(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com

Post Bottom Ad

ad728

Pages