Kebakaran Hebat di Yunani Kisah WNI yang Selamat - Sumber Informasi Dunia

Kebakaran Hebat di Yunani Kisah WNI yang Selamat

Share This

BINTANGNEWS.com – Kebakaran hebat terjadi di sejumlah wilayah di Yunani, seperti Rafina, Pikermi, Mati, Neo Voutzas, dan Kinetta. Terjadi sejak senin, 23 Juli 2018, kebakaran massal
itu telah menelan korban jiwa sebanyak 83 orang, dengan korban luka-luka paling sedikit 187 orang.

Hingga saat ini belum terdapat WNI yang menjadi korban jiwa maupun luka-luka. Proses identifikasi korban kebakaran membutuhkan waktu yang cukup lama, dan pemerintah setempat juga masih melakukan pencarian akan kemungkinan adanya korban tambahan.

Tim dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Athena saat kunjungan tanggal 24 dan 25 Juli 2018 ke lokasi telah menyampaikan pesan kepada pemerintah setempat agar apabila terdapat indikasi adanya WNI yang menjadi korban untuk dapat dilaporkan ke kbri segera. Selain itu, KBRI secara resmi telah menyampaikan ucapan turut berduka cita kepada para korban melalui pemerintah Yunani serta himbauan peringatan kepada masyarakat Indonesia agar menjauh lokai kejadian sesaat setelah kejadian.

Dari kejadian kebakaran terdapat kisah haru dari seorang WNI, Theresia Endang Anawati yang sempat masuk dalam daftar pencarian orang hilang, karena pada saat kejadian ybs sedang berada di kota Mati, salah satu daerah terdampak.

Setelah sempat melakukan pelacakan ke berbagai sumber dan melakukan inspeksi langsung ke lokasi, mendengar ditemukannya Theresia selamat dari kejadian, Duta Besar RI untuk Yunani, Ferry Adamhar, langsung melakukan pertemuan dengan Theresia pada tanggal 26 Juli 2018, ungkap KBRI Athena kepada VIVA.co.id hari ini.

Pada saat pertemuan, Theresia menceritakan bagaimana mencekamnya situasi saat itu. Saat melihat api yang semakin mendekat, dia menyelamatkan diri beserta majikannya dengan berlari ke arah laut dan menunggu pertolongan selama hampir 4 jam.

Sekitar Pkl. 23.00 pertolongan pun datang, selanjutnya tim penolong membawa Theresia beserta warga yang selamat dengan kapal kecil dibawa ke Nea Makri, daerah terdekat yang dianggap aman. Berhubung telepon genggam Theresia terendam air dan semua nomor telepon tidak dapat dilacak, maka dia sempat hilang kontak dengan keluarga maupun teman-temannya.

Dubes RI untuk Yunani Ferry Adamhar (kiri)Saat ini, Theresia dalam keadaan sehat dan masih membutuhkan pemulihan dari trauma. “KBRI menyambut gembira mengetahui Theresia selamat dalam keadaan sehat tanpa kekurangan suatu apapun,” kata Dubes Adamhar.(jon)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di Twitter @Bintangnews.com  


Post Bottom Ad

ad728

Pages