Aksi Begal Oknum Geng Motor Karawang Dibekuk Polisi - Sumber Informasi Dunia

Aksi Begal Oknum Geng Motor Karawang Dibekuk Polisi

Share This

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Satreskrim Polres Karawang, mengamankan 3 anggota yang diduga  kelompok Geng Motor  yang selama ini sering meresahkan masyarakat Karawang.
Ketiga terduga kelompok geng motor itu dari salah satu anggota kelompok geng Korwil Walahar, yang menganiaya karyawan swasta bernama Iman Komarudin (20) warga Mandalamukti, Cikalong Wetan, Bandung Barat, pada 12 Agustus 2018 lalu, selain mengalami luka juga merampas motor milik korban di wilayah Alun-Alun Karawang.
"Para pelaku menjalankan aksinya dengan cara mengejar pengendara motor dan mengeroyok beramai-ramai kemudian dilukai," kata Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya, Rabu (19/09) kepada awak media di Mapolres Karawang.

Para pelaku penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan itu berasal dari salah satu kelompok motor, yang kerap menyasar dan melukai pengendara motor.

Kapolres menerangkan,” pelaku sebagian berusia di bawah umur tersebut, Modus Operandinya (MO) dengan cara memepet korban hingga jatuh lalu memukul korban yang menggunakan benda tumpul setelah itu gerombolan geng motor merampas barang berharga korban.

"Setelah korban tidak berdaya, barang berharga dan  motor korban dirampas," tandasnya.

Bahkan menurut Kapolres Karawang, pelaku juga menarget korban yang berjalan kaki dengan modus melukai menggunakan senjata kemudian mencuri barang berharga dan melarikan diri.

Saat ini, polisi masih memburu 10 orang kelompok geng motor tersebut, dengan sebutan Rampok yang diduga terlibat sejumlah aksi kejahatan jalanan.

"10 orang anggota kelompok geng motor itu juga masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO)

Ketiga anggota geng motor itu dapat dijerat pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Sementara salah satu anggota geng tersebut yang berhasil diamankan adalah berinisial HA alias Bodun yang berperan merampas motor mengatakan,” perampasan barang berharga atau motor korban atas perintah pimpinan bernama biasa dipanggil Rampok yang saat ini masih buron.

"Perampasan setiap aksi diperintahkan pimpinan bernama Rampok ," kata Kapolres.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com

Post Bottom Ad

Pages