Karawang Daerah Agraris Kesulitan ’Pupuk Bersubsidi’ - Sumber Informasi Dunia

Karawang Daerah Agraris Kesulitan ’Pupuk Bersubsidi’

Share This

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Kabupaten Karawang, terkenal daerah agraris yang menyandang predikat sebagai kota lumbung Karawang, namun sejumlah petani di Kecamatan Pakisjaya, mengeluh akibat kelangkaan pupuk bersubsidi jenis SP-36 selama beberapa bulan terakhir. Akibatnya kondisi ini proses tanaman padi petani terlantar.
"Pupuk Sp36 sebenarnya saat ini sedang dibutuhkan oleh para petani untuk penyubur pohon padi, namun pupuk tersebut saat ini tidak ada di kios-kios. Bulan lalu saya beli Pupuk SP-36 harganya Rp230.000/kuintal sebenarnya yang saya tahu HET Pupuk SP-36 adalah Rp. 2.000/kg, meski mahal saya beli juga karena butuh untuk pemupukan di sawah," ucap Sohur(45) warga Desa Tanah Baru kepada portaljabar.net, Selasa (11/9/2018).

Kondisi ini juga dibenarkan oleh H Syarif, salah seorang pemilik kios Pupuk Resmi di Desa Tanah Baru.

"Betul saya menjual Pupuk SP- 36 dengan harga Rp.230.000/kuintal, karena dapat harga dari Distributor CV. PSC sebesar Rp.2000/kg itu juga harga DO barang harus ambil di gudang Cikampek, ongkos mobil Rp. 700.000. Belum ongkos bongkar jadi modal Rp.220.000/kuintal," ungkap dia.

Namun dirinya sudah membuat surat ke Dinas Pertanian atas semua keluhan masyarakat petani yang ada di wilayahnya. Selain itu dia meminta Distributor CV. PSC ini untuk diselidiki, agar jelas langkanya pupuk tersebut.

"Kalau dulu sebelum distributor ini masuk ke Pakis oleh Distributor CV. Matahari dibawah Rp.2.000/kg," pungkas Syarif.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com


Post Bottom Ad

ad728

Pages