Breaking News

Riset Yakiki: Awas HIV/AIDS di Karawang Cukup Menghawatirkan


KARAWANG, BINTANGNEWS.com - Berdasarkan riset komprehensif Yayasan Kita-kita (Yakiki) penyebaran HIV/AIIDS di Karawang mencapai taraf yang mengkhawatirkan karena mencapai 10 persen populasi.

Menurut Direktur Yakiki, Iwan Soemantri, ada sekitar 230 ribu warga Karawang menjadi suspect HIV/AIDS akibat sikap yang permisif terhadap seks bebas.

Atas dasar riset tersebut, Iwan mendesak Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana membuat lokalisasi resmi untuk menghambat dan melokalisir penyebaran HIV/AIDS.

"Cellica harusnya segera buat lokalisasi legal walaupun memang kebijakan ini tidak populis, tetapi ini langkah terbaik dalam rangka menghambat penyebaran HIV/AIDS," ucap Iwan, Senin, (24/09/2018).

Karena jika tidak segera dibuat lokalisasi secara legal, maka akan menjadi bom waktu bagi warga Karawang yang tentunya akan berdampak kepada kesehatan warga secara sistemik.

 Bahkan Iwan mengaku idenya ini sudah disampaikan kepada Cellica namun tidak digubris sampai-sampai dirinya dibenci oleh Cellica.

"Gara-gara usulan bikin lokalisasi, Cellica sebel ke saya," ucapnya.

Selain sebagai sarana penghambat penularan HIV/AIDS di masyarakat, dengan adanya lokalisasi juga berdampak fokusnya penindakan Satpol PP terhadap WPS (Wanita Pekerja Seks) yang liar.

"Begitu ketemu WPS liar tangkap dan masukkan kedalam lokalisasi," jelasnya. (bin)