Bangunan SDN Kelas Jauh Kutanagara II Akhirnya Ambruk - Sumber Informasi Dunia

Bangunan SDN Kelas Jauh Kutanagara II Akhirnya Ambruk

Share This

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Lagi-lagi bangunan SDN kelas jauh Kutanagara di Dusun Cidampa II, Desa Kutanagara, Kecamatan Ciampel, Karawang, akhirnya ambruk akibat angin kencang dan hujan lebat.
"Tadi malam bangunan sekolah ambruk, setelah hujan lebat turun disertai angin kencang," kata Dayu, Guru kelas, Jum'at (2/11) saat dikonfirmasi.

Ia menyebutkan, kelas jauh yang hanya memiliki tiga ruang kelas yang kondisi atapnya tiba-tiba ambruk yang membuat kondisi kelas yang biasa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar rusak berantakan akibatnya kegiatan belajar mengajar para siswa terganggu .

"Karena kelasnya ambruk, para siswa terpaksa harus berhenti belajar, karena belum lokasi yang bisa digunakan proses belajar," kata guru kelas satu dan dua tersebut.

Material bangunan atap itu, kata dia, masih dibiarkan berserakan. Pihak sekolah belum dapat menentukan kapan memperbaiki kelas tersebut karena sebelumnya kondisi bangunan tiga ruang kelas yang terbuat dari kayu dan penutup dari asbes sudah rapuh.

"Korban tidak ada, cuma sebelumnya ruang kelas yang pertama berdiri merupakan swadaya masyarakat tidak pernah mandapat bantuan dari Pemerintah daerah," jelasnya.

Dayu sendiri mengatakan selama kondisi kelas rusak, siswa kelas 1 hingga kelas 6 belajar secara bergantian, selama proses belajar mengajar dihantui ketakutan akan robohnya bangunan yang kondisi rapuh.

Terkait rencana pelaksanaan proses belajar mengajar 80 siswa , Dayu mengaku masih bingung untuk memilih tempat yang nyaman bagi siswa untuk belajar karena untuk ke sekolah induk jaraknya sekitar 5 kilometer satu kali jalan.

"Masih bingung hingga mencari tempat untuk belajar sementara, sementara kalau di sekolah induk jarak tempuh sekitar 5 kilometer," imbuhnya.

Pihak guru yang masih status Honorer yang berjumlah tiga orang, berharap kepada Pemeritah daerah untuk segera mencari solusi demi kelancaran dan kenyamanan proses belajar mengajar bagi masa depan anak didiknya.

"Berharap Pemerintah daerah segera memberikan solusi buat proses belajar para siswa," katanya.(bin)


Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com



Post Bottom Ad

Pages