Bisnis Seks di Dunia Sudah Menjadi Industri yang Berkembang Pesat - Sumber Informasi Dunia

Bisnis Seks di Dunia Sudah Menjadi Industri yang Berkembang Pesat

Share This

BINTANGNEWS.com – Mainan seks saat ini menjadi industri yang berkembang pesat dengan iklan yang cukup meluas.
Produk ini sebelumnya banyak dipesan melalui online dengan iklan terbatas di halaman belakang majalah porno.

Tetapi sekarang mainan seks dipasarkan upaya untuk menggairahkan hubungan pasangan.

Tidak lagi menjadi bahan ejekan, mainan seks telah menjadi industri miliaran dolar, dengan penjualan yang melonjak di dunia.

Inilah lima fakta terkait bisnis mainan seks.

Nilai penjualan mainan seks di dunia diperkirakan sampai mencapai £18 miliar atau Rp350 triliun pada tahun 2017.

Ini berarti sekitar sepuluh kali ukuran pasar gosok gigi listrik misalnya dan sedikit lebih besar dari penjualan microwave tahun lalu.

"Kami pikir pasar yang paling cepat pertumbuhannya sebenarnya adalah Cina dan India," kata Joshua, seorang peneliti di perusahaan penelitian pasar Technavio, di Bangalore, India.

Tetapi budaya yang ada masih harus lebih banyak berkembang - Anda tidak diizinkan menjual mainan seks di depan umum di India atau membuka toko mainan seks.

Tetapi dipakainya e-commerce dan internet di kawasan "sangat mempermudah pembelian mainan ini," kata Joshua.

"Kami pikir pasar yang paling cepat pertumbuhannya sebenarnya adalah Cina dan India," kata Joshua, seorang peneliti di perusahaan penelitian pasar Technavio, di Bangalore, India.

Tetapi budaya yang ada masih harus lebih banyak berkembang - Anda tidak diizinkan menjual mainan seks di depan umum di India atau membuka toko mainan seks.

Tetapi dipakainya e-commerce dan internet di kawasan "sangat mempermudah pembelian mainan ini," kata Joshua.

Data statitik Technavio memperlihatkan Eropa mengalahkan Amerika dalam kaitannya dengan kemampuan membeli.

"Sejumlah survei menunjukkan sampai 70% pria dan perempuan Italia, misalnya, pada suatu waktu pernah menggunakan mainan seks," kata Joshua.

Bukan hanya perempuan yang membeli dan menggunakan mainan seks, kata Joshua.

"Dia Amerika Serikat misalnya, sekitar 50% dari semua pria, pada suatu waktu, pernah menggunakan mainan seks."

Meskipun dia mengakui lebih banyak perempuan, "Sekitar 60 sampai 65% adalah perempuan."

Erica Braverman, yang ayahnya salah satu pendiri perusahaan mainan seks Doc Johnson pada tahun 1976 mengatakan, "citra dan persepsi tentang mainan seks sama sekali berubah."

Dan hal ini terutama disebabkan perempuan, terkait pembelian maupun penjualan.

Adegan terkenal di film seri TV tahun 90-an, Sex in the City memperlihatkan ke empat tokoh utama duduk membicarakan sebuah vibrator, yang Erica yakini merupakan "momen sangat penting" bagi industri ini.

"Feminisme sangat berperan," katanya. "Saya pikir perempuan termasuk alasan utama mengapa industri ini begitu maju dalam beberapa tahun terakhir."

Perputaran uang ritel mainan seks online, Lovehoney adalah lebih dari £100.000 atau Rp1,9 miliar saat diluncurkan pada tahun 2003 - sejak saat itu tumbuh sekitar 35% setiap tahunnnya.

Dalam 16 tahun setelah peluncurannya, operasi perusahaan itu berlipat 130 kali.

Kesempatan menjual online membawa perubahan besar, "Ini adalah produk yang memang cocok dijual online karena memerlukan kerahasiaan...yang dipakai adalah amplop colkat biasa, kotak coklat biasa, tidak dirasakan perasaan malu dibandingkan berbelanja di toko dan harus berbicara dengan penjaganya," kata salah satu pendirinya Richard Longhurst.

Mainan seks biasanya dipandang sebagai sesuatu yang Anda pakai jika Anda "mengalami kegagalan cinta dan kehidupan", kata Richard Longhurst yang dilansir BBC Indonesia.

"Yang sekarang terjadi adalah para pengguna mainan seks, pada umumnya adalah pasangan dan orang yang menggunakan mainan seks memandang kehidupan seks mereka lebih baik dari pada yang tidak menggunakannya."

Salah satu pendiri Neal Slateford sepakat: "Pasar ini memang untuk para pasangan. 70% pelanggan Lovehoney memandang diri mereka dalam hubungan jangka panjang."

Anda dapat membeli mainan seks di manapun Anda berada di dunia dan kemungkinan asalnya dari Asia Timur.

Pemilik sebuah pabrik di Cina, William, mengatakan bisnisnya meningkat belasan kali sejak didirikan sekitar 20 tahun lalu.

Peningkatan ini terutama disebabkan mereka mengembangkannya menjadi perusahaan ekspor untuk memasok pasar luar negeri yang terus berkembang.

Tingkat pertumbuhan pasar dunia saat ini diperkirakan sekitar tujuh sampai sepuluh persen per tahun.

Tetapi Joshua dari Technavio memandang karena penduduk negara berkembang semakin tidak malu-malu, tingkat pertumbuhan dunia akan meningkat sampai sekitar 10 - 15% dalam beberapa tahun ke depan.

Joshua juga menegaskan "karena kebanyakan mainan dibuat di Cina dan lumayan murah," maka keuntungan yang didapat dari industri ini juga akan terus meningkat.***

.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com



Post Bottom Ad

Pages