Breaking News

AS Tangkap Maria Butina Agen Rusia yang Operasi di Amerika


BINTANGNEWS.com – Maria Butina, warga Rusia yang ditangkap dan ditahan pihak berwenang Amerika Serikat (AS) Juli lalu, mengaku bersalah karena bertindak sebagai agen Kremlin. Pengakuan itu disampaikan di sidang pengadilan federal di Washington, hari Kamis.
Perempuan 30 tahun ini setuju untuk bekerja sama dengan jaksa AS untuk penyelidikan.

Butina beroperasi sebagai agen Kremlin saat dia berteman dengan para pemimpin National Rifle Association (NRA). Dia mengaku mulai beroperasi di AS pada tahun 2015 untuk kepentingan Rusia.

Menurut pengakuannya, semua hasil operasi di AS selalu dia laporkan kepada pejabat senior Rusia.

Dia menghadapi hukuman maksimal lima tahun penjara, tetapi dia tidak akan langsung dihukum. Kerja samanya dengan jaksa AS bisa mengarah pada pengurangan hukuman.

NRA tidak segera menanggapi permintaan media untuk berkomentar.

Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya mengatakan bahwa keputusan apa pun yang diambil Butina untuk membebaskan dirinya dari tahanan di AS akan didukung oleh Moskow.

Dilansir Sindonews, tuntutan terhadap agen Kremlin ini diajukan oleh unit keamanan nasional Departemen Kehakiman dan jaksa AS di Washington, bukan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller, yang menyelidiki dugaan intervensi Rusia dalam pemilu AS tahun 2016.

Mengutip laporan Bloomberg, Jumat (14/12/2018), Butina pernah memberikan informasi tentang Paul Erickson, pacar pertamanya. Erickson cocok dengan deskripsi seorang pria yang disebut sebagai "U.S Person 1" di dokumen pengakuan Butina.

Menurut jaksa, Erickson menghubungkan Butina dengan kaum Republikan yang berpengaruh dan menulis dalam pesan bahwa dia telah terlibat dalam mengamankan jalur komunikasi yang sangat pribadi antara Kremlin dan para pejabat kunci NRA.

Pengacara Butin, Robert Driscoll, mengatakan Erickson telah mengunjungi Butina di penjara beberapa kali pada tahun ini.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com