Breaking News

Warga Empat Desa di Karawang, Tuntut Tangguhkan Pelantikan Kades

KARAWANG, BINTANGNEWS.com - Ratusan warga yang merasa terjolimi panitia sebelas di pemilihan kepala Desa (Pilkades) tahun 2018, gerudug kantor pemerintah daerah (Pemda) Karawang. Tidak puas dengan tidak hadirnya orang nomer satu, menjelang magrib gerbang utama nyaris jebol akibat amukan masa.
Warga Desa Cengkong Kecamatan Purwasari Nana menyampaikan dalam orasinya, sebagai perwakilan warga yang terjolimi atas ketidak patuhannya panitia terhadap peraturan pelaksanaan pilkades. "Anda (Bupati) jangan berdiam diri dan jangan hanya bisa memalingkan wajah,  disini warga anda menuntut keadilan, kami yakin jika anda peduli bisa diprioritaskan desa-desa yang bermasalah," katanya, kamis (13/12).

Kata Nana, sebagai warga yang terjolomi atas ketidak pastian yang jelas atas kecurangan yang dilakukan panitia sebelas. "Kami atas nama desa-desa yang tersakiti secara cerdas dan tegas menuntut bupati untuk menyeret oknum di pilkades," katanya.

Senda juga disampaikan warga Cengkong lainnya. Hendy (50) mengaku, jika panitia 11 sudah menyalahi aturan dimana dalam pelaksanaan pesta demokras Pilkades diwialayahnya ternyata ditemukan ada oknum panitia yang melakukan fotocopy surat suara. "Surat suara ada yang di fotocopy sama panitia sebelas. Pelaksanan pelantikan ditunda itu tuntutan kami," katanya.

Teh Yuyun warga Desa Cengkong menyampaikan, disini warga menuntut keadilan. "Disini anak-anakpun sudah menunggu, menuntut keadilan coba keluar tegakan keadilan, kami bukan gak ada kerjaan, panitia 11 tidak adil, Bu yang kami pilih, buktikan bupati ada untuk rakyat," katanya.

(bin)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com