Pengacara Habib Bahar Nilai Penerapan Pasal Anak Dipaksakan - Sumber Informasi Dunia

Pengacara Habib Bahar Nilai Penerapan Pasal Anak Dipaksakan

Share This

BINTANGNEWS.com – Tim penasihat hukum Habib Bahar bin Smith, Munarman, menilai saksi yang diduga sebagai korban penganiayaan oleh Habib Bahar tidak bisa dijerat dengan sistem peradilan anak di bawah umur.
Dua saksi yang merupakan korban Habib Bahar yaitu MKU atau Zaki usia 17 tahun dan CAJ atau Cahya usia 18 tahun. Mereka pun diketahui sudah menikah dan punya anak.

“Walaupun dia lahir 2001 tetapi dia menikah dan punya anak sehingga konsekuensi hukum dari pernikahan menimbulkan konsekuensi dia dianggap sebagai orang dewasa sebetulnya,” ujar Munarman, Kamis, 28 Maret 2019.

Zaki tercatat telah menikah pada 2017. Menurut Munarman, keputusan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menerapkan pasal tentang anak keliru. Jaksa menerapkan pasal 80 ayat 2 jo pasal 76c Undang-undang RI nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

Terdakwa penganiaya anak Habib Bahar bin Smith sesaat sebelum menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung, Jawa Barat, pada Kamis, 28 Februari 2019.

 Bahar bin Smith, terdakwa penganiayaan dua orang di bawah umur, usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Kamis, 21 Maret 2019.

Tangkapan gambar video seorang wanita atau ibu berlaku kasar kepada seorang anak yang diperkirakan terjadi di Kota Malang, Jawa Timur.

“Bukan lagi sebagai anak-anak, jadi kita lihat bahwa pemaksaan dengan undang-undang anak itu tidak sesuai dengan kondisi riilnya karena dia akui sendiri sudah menikah setahun sebelum peristiwa kejadian,” katanya yang dikutif Viva.co.id.

“Memang dia mengaku-ngaku sebagai habib, itu yang menjadi motif latar belakang peristiwa ini. Dua duanya Zaki sebagai Alatos marganya, Jabar (CAJ) mengaku sebagai Smith,” tambahnya.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com


Post Bottom Ad

Pages