Debat Capres: Sandiaga Sebut Ini Adalah 'Referendum Ekonomi' - Sumber Informasi Dunia

Debat Capres: Sandiaga Sebut Ini Adalah 'Referendum Ekonomi'

Share This

BINTANGNEWS.com – Debat terakhir capres-cawapres resmi dibuka dan, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menyebut tema debat kali ini adalah 'referendum ekonomi', sedangkan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, memamerkan sejumlah kartu.
Pemaparan ini terungkap saat kedua paslon menyampaikan visi-misi mereka.

'Referendum ekonomi' yang disebut Sandiaga menyambut perkataan pasangannya, Prabowo Subianto, bahwa "rancang bangun ekonomi kita tidak jelas".

Seperti yang sudah dituturkan dalam berbagai kesempatan, Prabowo menegaskan " kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri" dan "terjadi de-industrialisasi".

Sementara itu, Jokowi mengaku dirinya dan Jusuf Kalla "telah berjuang keras" agar "tidak bertumpu kepada pertumbuhan ekonomi saja tetapi juga bertumpu kepada pemerataan."

Pemerataan yang dimaksud Jokowi adalah pembangunan infrastruktur yang tidak Jawasentris.

Jokowi mengklaim telah memperjuangkan kemandirian ekonomi dengan mengambil alih sumber daya strategis yang sebelukmnya dikelola asing, Blok Mahakam, Blok Rokan, dan juga Blok Freeport.

Di bidang kesejahteraan sosial, Jokowi kembali memamerkan berbagai kartu, semisal Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Yang terkini adalah KIP Kuliah, Kartu Pra-kerja, dan Kartu Sembako Murah.

Prabowo: 'Kenapa fokus ke infrastruktur? Jokowi: 'Nggak mungkin langsung membalikkan tangan'

Prabowo bertanya ke Jokowi yang sudah berkuasa selama 4,5 tahun, "Kenapa mengizinkan impor? Petani hancur. Kenapa tidak melakukan industrialisasi, tetapi difokuskan infrastruktur?"

Prabowo mempertanyakan pula mengapa Jokowi mengizinkan menteri-menteri menerima komoditas asing masuk ke Indonesia dengan begitu pesat dan begitu gampangnya.

Jokowi yang dilansir BBC Indonesia menjelaskan bahwa infrastruktur yang sedang dibangun akan terhubung dengan kawasan-kawasan industri, kawasan-kawasan pariwisata sehingga dapat menggerakkan ekonomi.

Jokowi menegaskan, "nggak mungkin langsung membalikkan tangan".

Dia mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan tahap besar pertama. Selanjutnya, Jokowi mengatakan, akan berfokus pada pembangunan sumber daya manusia.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com


Post Bottom Ad

Pages