Breaking News

Ketua DPD Golkar Jabar Larang Caleg Gunakan Politik Uang

KARAWANG, BINTANGNEWS.com - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat mengelurkan surat edaran resmi terkait larangan calon legislatif melakukan praktek politik uang jelang Pemilu 17 April mendatang.
Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi mengatakan surat tersebut akan disampaikan pada seluruh calon legislatif Golkar di seluruh tingkatan baik kabupaten/kota maupun provinsi.

“Ini penegasan kami pada seluruh caleg untuk tidak memakai politik uang guna menjaring suara,” ujar Dedi, saat ditemui di Karawang, Rabu (10/4/2019).

Menurutnya edaran tersebut juga menegaskan sikap Golkar untuk menjaga kualitas hasil Pemilu 2019 dan menjaga integritas partai tersebut di Jawa Barat. 

“Surat edarannya kami kirimkan ke masing masing calon legislatif,” katanya.

Berikut petikan edaran tersebut yang diberikan Dedi Mulyadi pada media:

Pemilu merupakan ikhtiar demokrasi untuk melahirkan para pemimpin berkualitas yang mampu menjawab seluruh tuntutan dan aspirasi masyarakat. 

Sehubungan dengan hal tersebut, DPD Partai Golkar Jawa Barat kembali menegaskan kepada seluruh calon anggota legislatif di wilayah Provinsi Jawa Barat untuk tidak melakukan politik uang dalam meraih simpati masyarakat. 

Gunakanlah kualitas dan integritas personaliti kita agar kualitas demokrasi semakin terjaga dan Partai Golkar semakin berwibawa. 

Demikian, untuk dipahami dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Sementara itu, ketua DPD Partai Golkar Karawang H. Syukur Mulyono.SH membenarkan," melalui surat edaran itu ditujukan kepada segenaf para calon Legis Latif (Caleg) maupun kader partai golkar dilarang untuk bagi-bago amplop atau nyawer, karena rakyat saat ini sudah dewasa,  rakyat sudah bisa menilai mana partai yang bisa dipercaya rakyat dan tidak," ujar H.Mulyono.

"Dan kami yakin partai golkar tidak harus menggunakan politik uang pun, golkar adalah sebagai partai pemenang di pemilu 2019, mendatang," singkatnya.(bin)