Pemilih Sampai Pukul 13.00, Masih Boleh Nyoblos Asal Terdaftar - Sumber Informasi Dunia

Pemilih Sampai Pukul 13.00, Masih Boleh Nyoblos Asal Terdaftar

Share This

BINTANGEWS.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Ilham Saputra mengatakan, Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan ditutup atau berhenti melayani masyarakat dalam pendaftaran pencoblosan pada pukul 13.00 WIB.
"Jam 1 siang itu pendaftaran ditutup, untuk dalam negeri jam 13.00 WIB pendaftaran ditutup," kata Ilham di Jakarta, Selasa, 16 April 2019.

Meski begitu, masyarakat masih bisa diperbolehkan untuk memilih jika mereka sudah terdaftar atau masuk dalam antrean untuk mendaftar sebelum pukul 13.00 WIB.

"Bagi orang-orang yang sudah menulis di C7 yang sudah terdaftar di C7 untuk para pemilih DPT (Daftar Pemilih Tetap) dan DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) itu selama dia mengantre tetapi sudah menulis di C7 maka dia masih diperbolehkan memilih sampai selesai," katanya.

Lalu, untuk Daftar Pemilih Khusus (DPK) akan dilayani oleh petugas pemilu selama satu jam saja dan selama masih adanya surat suara. "Nah untuk DPK, orang-orang yang ada di Daftar Pemilih Khusus (DPK) dia hanya akan dilayani 1 jam sebelum TPS pendaftaran itu ditutup dan itu juga mempertimbangkan selama surat suara masih ada," ucapnya.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) pasal 40 ayat 1 nomor 9 tahun 2019, publik yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dapat menggunakan suaranya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) atau surat keterangan.

"Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat 1 memberikan suara 1 jam sebelum waktu pemungutan suara di TPS (Tempat Pemungutan Suara) berakhir," tulis dalam PKPU.

 Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menyegel amplop yang berisi surat suara sebelum didistribusikan ke kelurahan di gudang logistik KPU Jakarta Pusat, GOR Kemayoran, Jakarta

Lalu, untuk menghindari kecurangan atau pemilih asing, mereka yang masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) ini hanya bisa memberikan suara di TPS sesuai alamat tinggal. Ketersediaan suara juga dipertimbangkan.

Apabila surat suara habis, pemilih akan langsung diarahkan ke TPS terdekat. TPS ini harus satu wilayah kerja dengan panitia pemungutan suara sesuai alamat tinggal pemilih.

Menurut sumber Viva.co.id, jika di satu tempat tersebut juga habis, pemilih akan diarahkan ke TPS lain pada kelurahan atau desa yang sama. Setelah waktu sudah menunjukkan 13.00 WIB, waktu setempat, panitia di TPS akan mengumumkan waktu pemungutan telah habis.

Mereka masih bisa memilih melewati waktu jika sedang menunggu gilirannya untuk memberikan suara dan sudah dicatat kehadirannya oleh panitia atau petugas di TPS.

"Telah hadir dan sedang dalam antrean untuk mencatatkan kehadirannya dalam formulir," tulis PKPU pada pasal 46.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com

Post Bottom Ad

Pages