Breaking News

Wakil Bupati Karawang Turun Langsung Ikut Bersih Bersih Saluran Irigasi di Wilayah yang Terancam Kekeringan


KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakshary yang akrab disapa Kang Jimmy, melakukan bersih-bersih saluran air Irigisi, guna menyelamatkan dari ancaman pada sekitar 2000 hektar lahan sawah tehnik yang akan mengalami gagal tanam tidak tepat waktu.
Kang Jimmy turun langsung ke lokasi melakukan bersih-bersih saluran air yang meliputi di wilayah empat desa, diantaranya di Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, di desa Lemahmulya dan, di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya Kamis (27/06).

Kunjungan Kang Jimmy, guna memenuhi janjinya yang sebelumnya hasil melakukan dialog langsung bersama para petani di empat desa, diantaranya di Desa Ciranggon, Desa Lemahmulya dan Desa Bengle. Terkait keluhan para petani yang belakangan ini menjadi keluhan serius yang Meliputi sekitar 2000 hektar sawah tehnik dapat terancam gagal tanam tepat waktu akibat kekeringan yang berakibat pula mengancam akan mengalami gagal panen.

Ancaman serius kekurangan air dampak dari saluran irigasi yang sudah dangkal diantaranya penuh dengan rumput Eceng Gondok, Tanggul bocor-bocor yang mengakibatkan sekitar 2000 hektar lahan sawah tehnik terancam gagal tanam tidak tepat waktu yang berakibat gagal panen.

Dengan demikian, dalam kerja bakti bersih-bersih di saluran Irigasi yang meliputi pengairan  empat wilayah desa yang teracam gagal tanam tepat waktu, yang berakibat pula mengancam gagal panen (Puso). Maka Kang Jimmy turun-rempug berbaur langsung bersama-sama warga petani sekitar, bersih-bersih di lokasi demi menyelamatkan sekitar 2000 hektar sawah lahan tehnik yang terancam gagal tanam tepat waktu.

Menurut Kang Jimmy kami atas nama pemerintah daerah dan selaku Wakil Bupati Karawang, kepada Bintangnews.com mengatakan,” kaitan ini usai kami melakukan dialog bersama para petani, diantaranya dengan para petani di Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, di Desa Lemahmulya dan, di Desa Bengle, yang membahas tentang dampak dari saluran air Irigasi dangkal yang penuh dengan rumput Eceng Gondok, akibatnya sekitar 2000 hektar lahan tehnik sawah dapat terancam gagal tanam tidak tepat waktu, ini akan berdampak pada gagal panen (Puso),” papar Kang Jimmy.

”Inilah konsekwensi logis saya yang selalu melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), ke daerah-daerah tujuannya agar kami dapat mengetahui langsung secara kasat mata, dengan apa yang menjadi keluhan (Asfirasi) rakyat dan apa yang terjadi di daerah terutama yang sangat menyentuh kebutuhan rakyat saat ini,” pungkas Kang Jimmy.(bin)

Ikuti Terus Sumber Infomasi Dunia Di Twitter @Bintangnews.Com