Breaking News

Inisiatif Kepemimpinan Pendidikan Untuk Raih Prestasi

KARAWANG, BINTANGNEWS.com - Inisiatif kepemimpinan Pendidikan untuk raih prestasi adalah lembaga non-profit dan independen yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa melalui dukungan peningkatan keefektifan kepemimpinan kepala sekolah, khususnya terkait pembelajaran. INSPIRASI, yang didukung oleh Tanoto Foundation, Resinda Hotel Karawang, PT. Bukit Muria Jaya  dan Triputra Agro Persada.

INSPIRASI merupakan bagian dari jejaring GSL (Global School Leaders) yang terdiri dari inisiatif-inisiatif fokus bergerak pada pengembangan kompetensi kepemimpinan sekolah, di India, Malaysia, dan Kenya. Para donor program merupakan bagian dari Asia Philanthropy Circle (APC).

Mengapa fokus pada isu kepemimpinan sekolah?
Kepemimpinan sekolah adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi hasil belajar siswa (learning).

World Development Report oleh World Bank pada 2018 menyatakan bahwa kepemimpinan sekolah yang mampu menghasilkan hasil belajar yang baik terlihat di antaranya dari kepala sekolah yang aktif terlibat mendukung guru-guru sekolahnya untuk mengatasi tantangan dan isu pembelajaran, serta bersama-sama guru-gurunya menentukan tujuan dan prioritas pembelajaran di sekolahnya.

Terdapat beberapa studi yang mendukung pentingnya peranan kepemimpinan sekolah dalam mencapai hasil belajar yang baik.

Studi oleh Bloom (2015) terhadap 1.800 sekolah di beberapa negara maju dan berkembang menunjukkan bahwa sekolah dengan praktik manajemen dan kepemimpinan yang baik berkorelasi positif dengan hasil belajar siswa . Sementara itu, studi terhadap 1.000 sekolah di India, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Italia dan

Swedia menunjukkan bahwa peningkatan 1 poin skor manajemen berkorelasi terhadap peningkatan 10 poin hasil belajar siswa .

Selain itu, studi dengan desain eksperimen juga telah menunjukkan dampak signifikan adanya pelatihan kepemimpinan dan manajemen kepala sekolah terhadap hasil belajar siswa yang lebih baik . Hal ini ditunjukkan oleh studi oleh Roland Fryer (2017) di Houston, Amerika Serikat; dan juga oleh Lassabile (2007) di Madagaskar.

Bagaimana latar belakang munculnya Program INSPIRASI?
Sekalipun Indonesia telah mencapai hampir 100% tingkat partisipasi sekolah di tingkat dasar dan menengah, dan 80% di SMA/SMK, serta mengalokasikan 20% anggaran negara setiap tahun untuk pendidikan, hasil belajar siswa masih menghadapi tantangan untuk tercapai. Hal ini terlihat dari, di antaranya, hasil skor Programme for International Student Assesment (PISA) tahun 2015 yang menguji kemampuan dan pengetahuan siswa berusia 15 tahun dalam membaca, matematika dan sains, menunjukkan bahwa 69% siswa Indonesia bahkan tidak menguasai kemampuan dasar matematika . Sementara itu, kepala sekolah, yang memimpin secara langsung guru-guru dalam kegiatan belajar di sekolah, masih menghadapi beragam tantangan.

Berdasarkan laporan Katalisasi Penghidupan Produktif: Panduan Intervensi Pendidikan Melalui Jalur Akselerasi untuk Skala Besar dan Dampak Maksimal yang disusun oleh Asia Philanthropy Circle (APC) pada 2017, menunjukkan bahwa kepemimpinan dan tata kelola sekolah merupakan salah satu isu pendidikan yang harus diprioritaskan untuk mengkatalisasi kemajuan pendidikan Indonesia . Salah satu tantangan isu kepemimpinan kepala sekolah adalah kurangnya pelatihan. Diketahui hanya 2% dari 217.000 kepala sekolah di Indonesia (2016) yang telah menjalani pelatihan persiapan kepala sekolah .

Bagaimana INSPIRASI akan bekerja?
Menyadari pentingnya peran kepala sekolah, INSPIRASI berkomitmen bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melakukan poin berikut:
Secara langsung meningkatkan kepemimpinan kepala sekolah untuk mampu memecahkan tantangan terkait pembelajaran di sekolahnya secara lebih efektif dengan cara:
Mengadakan workshop bersama kepala sekolah yang dilanjutkan dengan proses pendampingan praktik lapangan yang memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah dan pola pikir berkembang (growth mindset).
Meningkatkan kesadaran publik atas pentingnya peran kepala sekolah melalui Advokasi dan kolaborasi bersam.(jen)