Breaking News

Hezbollah Ledek Israel, Ketakutan Serangan Balasan Siagakan Militer Boneka


BINTANGNEWS.com – Media PressTV berbahasa Inggris melaporkan,” Militer Israel sedang diejek karena memposisikan manekin (Boneka) tentara di jip di sepanjang perbatasan wilayah yang diduduki dengan Libanon, saat ia mempersiapkan diri untuk serangan balasan oleh gerakan perlawanan Libanon Hezbollah.
Manekin di jip pertama kali terlihat di foto yang dirilis oleh Ali Shoeib, seorang koresponden saluran TV Libanon Al-Manar.

Dalam tweetnya yang dibagikan secara luas, Shoeib menggambarkan foto-foto itu sebagai skandal baru "yang cukup untuk menggulingkan petinggi militer Israel."

Israel mocked for using mannequins to prevent Lebanese retaliation

He says the move indicates Tel Aviv's "stupidity", as the Israeli military has yet to "learn that it is facing a smart, professional, courageous, and faithful group that can defeat them."

The Lebanese journalist's tweet was later confirmed by an Israeli TV correspondent, who tweeted a photo of another doll in an apparently Israeli jeep.

Situs web berita Libanon Al-Ahed juga tweeted, "Khawatir tanggapan Hizbullah yang ditunggu-tunggu, tentara pendudukan Israel menempatkan patung-patung di dalam kendaraan militer di perbatasan dengan Lebanon."

Ali Mortada, seorang reporter TV Al Mayadeen, juga memposting beberapa foto, termasuk selfie di sepanjang perbatasan.

"Tidak ada orang Israel di perbatasan," tweetnya. "Di mana pasukan yang tidak bisa dikalahkan? Mereka menempatkan mainan Boneka alih-alih tentara sungguhan. Mulailah membagikan popok karena hari Anda hampir tiba. "

Menurut media Israel, militer rezim sebelumnya telah menempatkan manekin di bunker untuk mengelabui musuh "dengan berpikir bahwa posisi ini penuh dengan tentara dan dengan demikian memberikan efek jera."

Langkah konyol itu terjadi ketika gerakan perlawanan Hizbullah telah memperingatkan Israel tentang "serangan kejutan" sebagai balasan atas serangan pesawat tak berawak rezim Ziones Israeal baru-baru ini ke Libanon.

In an interview with Russia’s RT television network on Tuesday, Hezbollah Deputy Secretary General Sheikh Naim Qassem said that the recent Israeli drone attacks on the Lebanese soil could not be considered “a passing issue.”

He also refused to provide details of Hezbollah’s response, adding, however, that the reaction would be “a surprise” for the Tel Aviv regime.***

follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com


Editing: T.Bintang
Source:  Presstv