Breaking News

Kang Jimmy "Tolak Hadiri" Festival Goyang Karawang Internasional

KARAWANG, BINTANGNEWS.com -  Sebanyak 15 negara dan tujuh provinsi yang mewakili Indonesia memeriahkan Festival Goyang Karawang Internasional di Kabupaten Karawang, pada 26 sampai 29 September 2019.

Diharapkan Karawang harus menjadi pusat pariwisata,  kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, saat konferensi pers tentang Festival Goyang Karawang.

Namun harapan Bupati itu, berbeda dengan Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Ziamaksari (Kang Jimmy).

Menurut Kang Jimmy saat dikomfirmasi bintangnews.com menjelaskan," mohon maaf saya tidak akan hadir di acara festival goyang Karawang, meskipun itu tarap Internasional, dengan pertimbangan:

1. Budaya Karawang itu adalah, Ketuk Tilu atau Jaipongan, bukan goyang Karawang. 

2. anggaran negara sebesar hampir Rp.2 milyar itu terlalu besar, yang kesannya juga yang hanya untuk bergoyang ria  saja.
   
3. Penyelenggaraan tersebut, hanya jadi beban  bagi kepada semua Camat dan kepala Desa, untuk membeli baju seragam goyang, dan harus memfsilitasi kendaraan peserta goyang, jadi tambah beban mereka saja para Camat dan kepala Desa itu sendiri.

4. tidak ada sisi manfaat atau keuntungan secara ekonomi dengan hadirnya turis asing bagi holel-hotel di  Karawang, kalaupun Ada orang asing itu hanya peserta festival undangan panitia saja yang akan tampil di acara goyang tersebut.

5. bandingkan anggaran goyang yang hampir menelan biaya sekitar Rp 2, milyar itu, dengan anggaran hari Santri yang hanya sebesar Rp.30 juta saja," urai Kang Jimmy.(bin)