Breaking News

Umat Kristen Palestina Menghadiri Misa Tengah Malam di Gaza


BINTANGNEWS.com – Sumber Media PressTV berbahasa Inggris melaporkan,” Umat
 ​​Kristen Palestina di Jalur Gaza yang dikepung telah mengecam pembatasan Israel yang telah mencegah mereka melakukan perjalanan ke Tepi Barat yang diduduki untuk liburan Natal.


Umat ​​Kristen Palestina lainnya juga mengkritik rezim Israel karena membiarkan mereka dalam keadaan terlantar.

Para pejabat Palestina mengatakan kurang dari setengah dari para pelamar telah diberikan izin untuk meninggalkan Gaza menuju kota alkitabiah Bethlehem di Tepi Barat.

Sekitar seribu orang Kristen tinggal di Gaza, tempat hampir dua juta orang hidup di bawah blokade yang dipaksakan oleh Tel Aviv.

Betlehem dekat dengan Yerusalem al-Quds, tetapi terputus dari kota suci oleh tembok pemisah. Israel mulai membangun penghalang di Tepi Barat pada tahun 2002, memisahkan pemukim Israel dari Kristen dan Muslim Palestina.

Some Palestinian Christians attend midnight mass in Gaza

Palestinian Christians in the besieged Gaza Strip have slammed Israel’s restrictions that have prevented them from traveling to the occupied West Bank for the Christmas holiday.

Other Palestinian Christians have also criticized the Israeli regime for keeping them in a limbo.

Palestinian officials say less than half of the applicants have been granted permits to leave Gaza for the biblical city of Bethlehem in the West Bank.

Around one-thousand Christians reside in Gaza, where almost two million people live under a blockade imposed by Tel Aviv.

Bethlehem is close to Jerusalem al-Quds, but cut off from the holy city by a separation wall. Israel began building the barrier across the West Bank in 2002, separating Israeli settlers from Palestinian Christians and Muslims.***

Continue  to follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com

Editing: T.Bintang
Source:  Presstv.com