Breaking News

Marak Virus Corona, Imigrasi Karawang Lakukan Preventif ke TKA

KARAWANG, BINTANGNEWS.com - Kepala kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Karawang, Ujang Cahya menyebut pihaknya telah mengambil langkah preventif dan antisipasi terkait isu virus Corona yang dikhawatirkan menyebar melalui Tenaga Kerja Asing (TKA). 


"Kami turut meningkatkan pengawasan terhadap TKA yang ada di Karawang. Dan juga melakukan upaya pencegahan dengan menyuruh jajarannya berkoordinasi dengan instansi setempat seperti Dinkes, kecamatan, dan perusahaan," ucapnya, Jumat (31/01) di ruang kerjanya. 

Dikatakannya, Staff dan jajarannya akan melakukan pengumpulan informasi-onformasi kesehatan sekaligus pelaporan-pelaporan dari perusahaan yang mempekerjakan TKA yang ada di Karawang dan Purwakarta. 

"Sudah pasti banyak pihak menanyakan bagaimana imigrasi Karawang pencegahannya. Masyarakat Karawang saya himbau untuk tidak resah, berdasarkan laporan dan informasi di Kabupaten Karawang ini belum ada," ujarnya. 

Lanjutnya, pihaknya juga tidak berani mengeluarkan statement TKA atau warga negara asing (WNA) yang datang ke Karawang terkena atau tidak terkena virus, karena hal itu menjadi wewenangnya pusat. 

"Di wilayah Imigrasi Karawang sendiri, kami mencegah dengan mengumpulkan informasi - informasi sekeliling Karawang, karena isue virus Corona ini sudah booming. Saya perintahkan kepada Staff untuk cari segera," ujarnya. 

Masih kata Ujang, jikalau ada laporan dirinya langsung meluncur, seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Purwakarta. Kemarin ada info dari kesbangpol Purwakarta bahwa ada WNA sakit, isuenya Corona tetapi setelah dicek dan sudah diidentifikasi, bahwa itu bukan penyakit corona. 

"Kemarin di Purwakarta sudah ada laporan terindikasi virus, ada info orang itu terkena demam tinggi, tetapi ketika sudah diperiksa kesehatannya di RS Siloam Purwakarta tidak ada dan tidak terindikasi virus. Kini sudah dipulanglan dan sehat. Kami punya fotocpy identitas dan paspornya," tuturnya. 

Masih kata Ujang, masyarakat Karawang dihimbau jangan resah dan jangan takut berlebihan karena datanya belum pasti dan akurat.

"Mudah mudahan Karawang dan Purwakarta aman, meskipun disana ada lintasan kereta api cepat karena yang paling banyak TKA nya disana. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan kami berkoordinasi dan melibatkan pemerintah setempat dan instansi terkait," pungkasnya. (bin)