Breaking News

Yang Tua Harus Bijak, yang Muda Saatnya Memimpin, Pasangan Jimmy-Gina Jadi Pilihan Rakyat

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Ada pepatah mengatakan, yang tua harus bijak, yang muda saatnya memimpin. Slelogan ini memang sedang trend dikalangan kaum milenial zaman NOW. Maka tidak heran jika generasi muda kini dituntut harus mampu berada di garis terdepan.

Kalimat ini rasanya tidak berlebihan jika dialamatkan kepada H. Ahmad Zamakhsyari S.Ag alias Kang Jimmy, bakal calon Bupati Karawang untuk periode 2020 mendatang, yang sedang hangat digadang-gadang untuk berpasangan dengan Hj. Gina Fadlia Swara, adalah akan menjadi pilihan masyarakat kota lumbung padi Karawang.

Cermin dari kecakapan seorang pemuda yang penuh spirit, memiliki visioner kreatif serta pekerja keras nan cerdas, ingin membawa perubahan Karawang melalui instrument dasar dengan penuh rasa optimisme dan keyakinan," ini adalah kunci sekses.

Sementara itu, Hj. Gina Fadlia Swara, sebagai kader terbaik partai Gerindra yang terpilih kedua kalinya menjadi anggota DPRD Provinsi Jabar, adalah putri sulung H. Ade Swara mantan Bupati Karawang.

Pasalnya, meskipun pasangan kedua figur ini masih terkesan muda namun, selain masing-masing telah dibakali dengan pengalaman yang matang, juga memiliki trah yang sama. .

Kang Jimmy seorang putera desa yang dibesarkan dari keluarga Pondok Pesantren Attarbiyyah, di desa Ciwulan, Talagasari, Karawang, anak kesayangan KH. Hasan Bisri (Hasbi) Almarhum ini, lulusan SMPN Talagasari, dilanjutkan ke SMA Cipasung, Tasikmalaya, serta dilanjutkan kuliah di Institut Agama Islam Cipasung 1999, Kang Jimmy sempat menjadi ketua Senat Mahasiswa IAIC Tasikmalaya, kemudian menjadi anak santri di Ponpes Sunanul Huda Cikaroya Sukabumi.

Adik Kandung Ketua PCNU K.H Ahmad Ruhyat Hasby, S.Ag (Kang Uyan) ini yang dibesarkan dari keluarga Nahdliyin, mungkin background itu masih terkesan tradisional, namun mitos itu bagi Kang Jimmy tidak berlaku, karena pola pikir dan wawasan kenegaraannya cukup moderat.

Tokoh muda yang dinobatkan sebagai Panglima santri dikalangan pondok pesantren tersebut, jika kini melenggang untuk mencalonkan diri jadi Bupati Karawang untuk periode 2020, bukan sedang mimpi disiang hari bolong, atau bukan pula dengan hanya bermodalkan nekad semata, melainkan, itu adalah hirarki politik.

Background politik Kang Jimmy, dalam meniti kariernya cukup malang-melintang, mulai merangkak dari bawah menjadi ketua DPC partai PKB Kecamatan Talagasari, kemudian terpilih menjadi ketua DPD PKB Kabupaten Karawang, yang sampai saat ini sudah tiga periode, dengan grafik Partainya yang cukup signipikan.

Partai PKB dibawah pimpinan Kang Jimmy berawal hanya memiliki empat kursi perwakilan di legislatif Kabupaten Karawang, periode berikutnya naik menjadi lima kursi, sedangkan kini hasil kemasan tangan dingin Kang Jimmy, partai PKB melejit luar biasa menjadi tujuh kursi.

Tampaknya bagi Kang Jimmy tidak cukup dengan segudang prestasi itu, sebab Ia juga punya pengalaman cukup mumpuni di dunia birokrasi, dengan dua periode terpilih menjadi anggota dewan, dan sampai saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang.

Menurut Kang Jimmy,” Karawang ini harus dilakukan perubahan, sebab Karawang yang kini memiliki dana APBD mencapai sebesar 4,6 Trilyun, tapi mau sampai kapan dana sebesar itu dapat dinikmati secara maksimal untuk kepentingan rakyat. Dan mestinya kita harus mampu menekan angka hal-hal yang sipatnya hanya ceremonial, kini bukti telanjang di depan mata kita menunjukan, sampai-sampai masih ada bangunan gedung SD Negeri Karawang Kulon 2 kini terjadi roboh,” tegas Kang Jimmy.***



.(bin)

Ikuti Terus Sumber Infomasi Dunia Di Twitter @Bintangnews.Com