Breaking News

Dampak Virus Corona, Lumpuhkan Ekonomi China

BINTANGNEWS.com - Pemerintah China berusaha menghidupkan kembali mesin roda ekonomi yang sempat mogok karena wabah virus corona, 2019-nCoV. 

Namun imbauan tersebut membutuhkan kerja keras karena kalangan pebisnis masih dicekam ketakutan.

Kementerian Dalam Negeri China sebelumnya telah mendesak kalangan industri, seperti aviasi, untuk kembali beroperasi secepat mungkin. Pemerintah provinsi juga telah meminta pebisnis lokal untuk kembali membuka tokonya Senin lalu, atau 10 hari usai perayaan Imlek.
Dikutif dream.co.id, banyak kota, terutama di Beijing dan Shanghai, mendorong masyarakatnya untuk bekerja dari rumah. Sementara perusahaan teknologi raksasa China, Alibaba dan Meituan, memperpanjang masa liburan menjadi 16 Februari.
Dalam pernyataannya kepada media Financial Times, manajemen Alibaba menunda operasional perusahaan yang tadinya dimulai hari ini menjadi minimal pekan depan.

Foxconn, kontraktor terbesar China untuk produk Apple, juga belum akan memulai produknya di pabrik iPhone di Zhengzhou, Henan.