Breaking News

Perjuangan Warga Palestina dalam Cengkraman Zionis Israel

BINTANGNEWS.com - Sumber Media Press.tv berbahasa Inggris melaporkan," Menjelang Hari Quds pada tahun 2020 yang merupakan hari Jumat terakhir bulan Ramadhan kita menyaksikan penjajah genosida Zionis menjadi semacam kegilaan ekstrem, ketika mereka mencoba untuk menghapus Palestina dari peta.

Zionis berencana untuk mencaplok bagian dari Palestina yang diduduki, yang berarti mereka akan mengklaim bahwa itu semua adalah bagian dari apa yang disebut Israel.

Dan ini, tentu saja, merupakan pelanggaran total dan ekstrim terhadap semua hukum internasional serta lusinan atau bahkan ratusan resolusi PBB mengenai masalah ini.

So where will this go? Well, right now, the Zionist extremist Likud faction that has dominated Israel for the past couple of decades and which of course was responsible for the September 11 coup d'etat here in the United States, which was designed to drag the United States into a war on Israel's antagonists in the region these crazy extreme Likud Zionists who've taken over Israel are now planning to violate international law in an even more extreme way than they have before, with their stealing Palestinian land and outright annexation, which is about as extreme as it gets.

Dan memiliki batas waktu ini (tepat) sebelum Hari Quds, yang merupakan hari ketika umat Islam di seluruh dunia memperhatikan Palestina sebagai masalah Islam dan bersumpah untuk membebaskan Tanah Suci seperti yang dilakukan Salah ad-Din berabad-abad yang lalu, dan untuk memulihkan Palestina, dan untuk memulihkan tempat-tempat suci dan menyelamatkan tempat-tempat suci Palestina, termasuk Masjid Al Aqsa, yang merupakan tempat di mana Nabi Muhammad (Ṣallā Allāhu ʿalayhi wa-sallam) melakukan perjalanan malam Isra dan Mi'raj ke hadirat Allah.

Jadi sangat keterlaluan bahwa sekelompok ekstrimis, ateis sebagian besar karena gerakan Zionis pada dasarnya didirikan oleh ateis, mengklaim bahwa Tuhan memberi mereka tanah ini, meskipun mereka tidak percaya pada Tuhan sehingga mereka akan melakukan genosida di sana.

Ini adalah kebiadaban yang mengerikan. Ini barbarisme total, dan itu sebenarnya penghinaan nyata bagi Tuhan.

Dan bukan hanya orang Muslim tetapi orang Kristen juga harus mengakui bahwa genosida ini di tanah suci mereka di mana Nabi Isa as (saw) juga berasal, merupakan penghinaan bagi mereka juga.

And whether this will be the year that standing up against this Zionist war crimes machine finally starts to turn the tide, or not, it's a struggle that so many of us, probably hundreds of millions of us if not billions around the world are dedicated to and will continue to teach our children so that if necessary this will go on until Palestine is finally liberated, inshallah.


Source: Presstv.com
Editing: T. Bintang