Экстремальные виды отдыха
Недвижимость. Недвижимость в Одессе. Агентство недвижимости Ланжерон
Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
Submit to FacebookSubmit to Twitter

PPP2JAKARTA, BINTANGNEWS.com – Partai Persatuan Pembangunan yang sempat menghidupkan kembali wacana pembentukan Poros Tengah untuk menghadapi Pemilihan Presiden 2014, kini justru pesimistis terhadap gagasan tersebut. Mereka tak yakin kejayaan Poros Tengah pada tahun 1999 bakal terulang.

Poros Tengah merupakan gabungan partai-partai berbasis massa Islam yang muncul paska Pemilu Legislatif 1999. Ketika itu, Poros Tengah yang digagas pendiri Partai Amanat Nasional Amien Rais berhasil menggolkan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai presiden, mengalahkan Megawati Soekarnoputri yang merupakan capres dari partai pemenang pemilu, PDIP. Poros Tengah juga sukses mengantarkan Amien Rais ke kursi Ketua MPR.

Namun era keemasan partai-partai Islam itu telah berlalu. “Sejak dulu partai Islam tak pernah bersatu. Selama masing-masing mengedepankan kepentingannya, jangan harap partai-partai Islam bisa bersatu,” kata Wakil Ketua Umum PPP Hasrul Azwar di Jakarta, Selasa 4 Februari 2014.

Padahal tiga bulan lalu, November 2013, PPP masih berharap koalisi antarpartai Islam dapat terwujud. Wakil Sekretaris Jenderal PPP Arwani Thomafi yakin kekuatan besar akan muncul jika partai-partai Islam bersatu. “Jika dihadapkan dengan PDIP, Golkar, atau Demokrat, kekuatan poros alternatif ini akan strategis,” kata dia. Partai-partai yang diharapkan bersatu adalah PPP, PAN, PKB, PBB, dan PKS.

Namun belum lama dimunculkan, wacana itu langsung mentah karena mendapat penolakan dari partai-partai berbasis massa Islam. PKB tegas menolak ajakan bergabung dengan Poros Tengah. “PKB bukan partai Islam. Kami nasionalis religius. PKB bukan dibentuk untuk umat Islam saja,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKB Marwan Ja’far.

PAN menyatakan penolakan serupa. “Jangan terjebak pada istilah partai Islam, non-Islam, atau nasional. Komunikasi politik harus dikembangkan ke segala arah,” kata Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN Viva Yoga Mauladi bahkan mengumumkan “PAN bukan partai Islam.”

Tak bakal terwujud

Belum lama ini, Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Syamsuddin Haris mengatakan, Poros Tengah tak akan terwujud pada Pemilu 2014. Hambatan utamanya, partai-partai Islam tak punya tokoh menonjol untuk dimunculkan sebagai capres.

Apalagi mayoritas partai-partai Islam itu telah menyatakan akan mengusung pemimpin partai mereka masing-masing sebagai capres. PAN masih berkukuh memajukan Amien Rais, PPP mengisyaratkan mengusung Suryadharma Ali, PKS mengumumkan tiga bakal capres mereka yang seluruhnya berasal dari internal partai (Hidayat Nur Wahid, Anis Matta,
Ahmad Heryawan), dan PKB pun sudah punya tiga kandidat capres sendiri (Mahfud MD, Jusuf Kalla, dan Rhoma Irama).

Dengan banyaknya bakal capres dari partai-partai Islam itu, jelas kekuatan mereka tercerai-berai. Apabila muncul satu nama dari sekian kandidat capres itu yang dianggap paling pantas maju sebagai capres, persoalan pun belum usai. “Pertanyaannya, apakah pemimpin partai Islam lain bisa mendukungnya dengan legowo?” kata Syamsuddin.

Masalah berikutnya terletak pada basis dukungan yang tak cukup kuat. Walaupun secara sosiologis jumlah umat Islam di Indonesia besar, tapi secara politik partai Islam adalah minoritas sejak tahun 1955. Pada Pemilu 1999, 2004, dan 2009, segmen pemilih parpol Islam pun tak lebih dari 30 persen. “Jadi, koalisi parpol Islam tak bakal signifikan bersaing dalam pilpres,” ujar Syamsuddin,”demikian Vivanews.(boy)

Ikuti Terus Sumber Infomasi Dunia di Bintangnews.com

Nasional

Rapor Merah 100 Hari

31.01.2015

BINTANGNEWS.com –Alih-alih tuai pujian, pemerintahan Jokowi kini justru sarat kritik. Ia menilai, komitmen Jokowi terkait reformasi hukum dan pemberantasan korupsi belum jelas dalam pemerintahannya
Tim 9 Tameng Politik Jokowi Hadapi Kisruh KPK-Polri

31.01.2015

BINTANGNEWS.com – Pembentukan tim sembilan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai hanya sebuah tameng politik dalam menyelesaikan kisruh antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)-Polri.  

Hukum

Penetapan Tersangka Budi Gunawan Dinilai Cacat Hukum

31.01.2015

BINTANGNEWS.com –Fredrich Yunadi selaku kuasa hukum Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Budi Gunawan menilai penetapan tersangka kepada kliennya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai cacat
KPK Tak Bisa Menerima Alasan Mangkir Komjen Budi Gunawan

30.01.2015

BINTANGNEWS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Komisaris Jenderal Budi Gunawan mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka kasus gratifikasi dan suap. Kubu Komjen Budi beralasan meno

Pendidikan

 Ombudsman Dorong Mendikbud Revisi Permendikbud Nomor 44/2012

31.01.2015

BINTANGNEWS.com – Ombudsman RI menyampaikan aneka usulan perbaikan penyelenggaraan layanan pendidikan kepada Mendikbud Anies Baswedan pada Rabu 28 Januari 2015. Salah satunya terkait Permendikbud No
Universitas Cina Diminta Tidak Gunakan Buku 'Barat'

31.01.2015

BINTANGNEWS.com – Menteri Pendidikan Cina meminta universitas-universitas untuk menghindari buku pelajaran yang mempromosikan nilai-nilai Barat.  

Daerah

Gubernur Papua: Freeport Silakan Keluar dari Papua Jika Membangun smelte di Gresik

30.01.2015

BINTANGNEWS.com – Rencana PT Freeport Indonesia membangun pabrik pemurnian atau smelter di Gresik, Jawa Timur, ditolak elemen masyarakat Papua. Bahkan, masyarakat Papua mengancam bakal mengusir Free
Gubernur Kalbar Larang Keras PNS Ikut Kampanye Pilkada

30.01.2015

BINTANGNEWS.com – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Cornelis MH melarang Pegawai Negeri sipil (PNS) ikut dalam tim sukses atau tim kampanye pada pelaksanaan pemilu atau Pilkada yang akan dilaksanak

Internasional

Uni Eropa: Pemukiman Baru Yahudi Adalah Ilegal

31.01.2015

BINTANGNEWS.com –Tindakan itu adalah ilegal dalam hukum internasional dan merupakan hambatan bagi perdamaian. Uni Eropa, Jumat, mengecam pengumuman tender pembangunan permukiman baru Israel dan me
24th African Union summit begins in Ethiopia

31.01.2015

BINTANGNEWS.com – African heads of states and governments are in Ethiopia’s capital Addis Ababa for the 24th annual African Union summit. Matters of peace and security top the agenda of the summit

Olahraga

Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Hari Ini

31.01.2015

BINTANGNEWS.com – Laga-laga sengit di dunia sepakbola akan tersaji sepanjang hari ini, Sabtu 31 Januari 2015. Anda bisa menikmatinya lewat layar kaca televisi.  
Bayern Dipermalukan di Kandang Wolfsburg

31.01.2015

BINTANGNEWS.com –Bayern Muenchen dipermalukan tuan rumah Wolfsburg 4-1 saat laga lanjutan Bundesliga, Jerman di Volkswagen Arena, Sabtu (31/1) dini hari WIB. Dua gol dari masing-masing Bas Dost dan

Entertainment

Pria Ini Takut Nyatakan Cinta ke Selena Gomez

31.01.2015

BINTANGNEWS.com – Kedekatan antara Selena Gomez dengan Zedd sedang menjadi sorotan. Keduanya sudah tak terpisahkan. Namun, kabarnya, Zedd belum menyatakan perasaannya terhadap Selena. Pria yang berp
Mayoritas Sopir Taksi di New York adalah Muslim

31.01.2015

BINTANGNEWS.com – Analitik big data memungkinkan seseorang mendapatkan informasi data dengan cepat dalam jumlah data yang sangat besar.  

Politik

Polri Segera Periksa Elite PDIP Terkait Abraham Samad

31.01.2015

BINTANGNEWS.com –Mabes Polri segera memeriksa pelaksana tugas (plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. Pemeriksaa
Menlu hadiri KTT Uni Afrika di Ethiopia

31.01.2015

BINTANGNEWS.com –Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Afrika ke-24 di Addis Ababa, Ethiopia pada Jumat (30/1), menurut keterangan pers dari Kementer

Endang Abdullah

NEWS

article thumbnailBINTANGNEWS.com – Unggulan ketiga Rafael Nadal tersingkir dari Australia Terbuka setelah menyerah 2-6, 0-6, dan 6-7 (5-7) saat melawan petenis Republik Ceko, Tomas Berdych, Selasa (27/1). Hasil ini...
article thumbnailBINTANGNEWS.com – Andy Murray sukses melaju ke babak perempat final Australian Terbuka 2015 usai mengalahkan petenis Grigor Dimitrov dengan skor 6-4, 6-7, 6-3, dan 7-5.  
article thumbnailKARAWANG, BINTANGNEWS.com –Jika mau mengukur kecakapan seorang pemimpin, tidak harus membutuhakan orang Genius, cukup dinilai dari orang-orang disekelilingnya.    

Pengunjung

001314430
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Last Week
Bulan ini
Total
6686
8499
51512
1180921
245245
1314430

Server Time: 31-01-2015 20:51:14