Breaking News

Presiden Palestina Tolak Tawaran Rencana Perdamaian AS


BINTANGNEWS.com – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menegaskan kembali penolakannya terhadap rencana perdamaian baru yang diajukan oleh Amerika Serikat (AS). Rencana perdamaian tersebut disebut Kesepakatan Abad Ini.
Dilansir Sindonews, Abbas membuat pernyataan pada sesi pembukaan Dewan Pusat Palestina yang diadakan di Ramallah.

"Kami mengatakan kepada mereka yang mengklaim bahwa kami menerima Kesepakatan Abad Ini bahwa kami adalah yang pertama yang menolak dan memperjuangkannya," kata Abbas seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (17/8/2018).

Ia menambahkan Palestina akan melawan kesepakatan itu sampai tumbang.

Dia juga menyebut undang-undang Negara Bangsa Israel yang baru fasis. Ia pun menegaskan Palestina akan melanjutkan perjuangan melawan semua keputusan penjajah.

Mengomentari keputusan Israel untuk memotong tunjangan keuangan yang digunakan Otoritas Palestina untuk mensubsidi keluarga warga Palestina yang dipenjara di Israel dan keluarga warga Palestina yang dibunuh oleh Israel, Abbas mengatakan: "Kami tidak akan pernah berhenti membiayai keluarga-keluarga itu."

Sementara itu, Abbas menyalahkan gerakan Hamas Islam, yang telah memerintah Jalur Gaza sejak 2007, karena menghalangi upaya mengakhiri divisi internal Palestina dan mencapai rekonsiliasi penuh.

"Kami hanya menerima rekonsiliasi penuh. Tidak akan ada negara Palestina di Gaza dan tidak akan ada negara Palestina tanpa Gaza," kata Abbas.

"Hamas tidak punya niat baik untuk pergi rekonsiliasi lengkap dan ada beberapa pihak yang tidak mendorong rekonsiliasi," tambahnya.

"Pemimpin Palestina tidak akan pernah menerima keberadaan milisi bersenjata di Jalur Gaza karena kami ingin satu otoritas, satu hukum dan satu senjata hukum," janji presiden Palestina itu.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com