Penyelidikan Kasus Jurnalis Hilang, Didukung Inggris, Perancis dan Jerman - Sumber Informasi Dunia

Penyelidikan Kasus Jurnalis Hilang, Didukung Inggris, Perancis dan Jerman

Share This

BINTANGNEWS.com – Desakan terhadap pengungkapan kasus hilangnya jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi terus bermunculan. Terkini, tiga negara, yakni Inggris, Perancis dan Jerman, sepakat untuk menyerukan agar dilakukannya penyelidikan yang kredibel terhadap kasus ini.
Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt, bersama dengan Menlu Perancis Jean-Yves Le Drian dan Menlu Jerman Heiko Maas, telah menandatangani pernyataan bersama di Kantor Luar Negeri di London, Minggu (14/10/2018).

Dalam pernyataan bersama tersebut, ketiga menteri menegaskan bahwa siapa pun yang berada di balik hilangnya jurnalis Arab Saudi harus bertanggung jawab.

"Membela kebebasan berekspresi dan kebebasan pers, serta memastikan perlindungan terhadap jurnalis adalah prioritas utama bagi Jerman, Inggris dan Perancis," tulis pernyataan bersama ketiga menteri, dilansir AFP.

Ketiga menteri luar negeri juga mendesak agar kasus hilangnya Khashoggi segera diungkapkan dan harus ada penanganan yang sungguh-sungguh. "Perlu ada penyelidikan yang kredibel untuk menetapkan kebenaran tentang apa yang sebenarnya terjadi."

"Serta mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas hilangnya Jamal Khashoggi, serta memastikan bahwa mereka akan dimintai pertanggungjawaban," lanjut pernyataan bersama tersebut.

Selain menyatakan dukungan terhadap upaya bersama yang dilakukan Saudi dengan Turki untuk mencari jurnalis tersebut, ketiga menteri turut mendesak Riyadh agar memberikan respon yang lengkap dan rinci.

Jurnalis yang bekerja untuk media AS, The Washington Post, tersebut terakhir kali terlihat saat memasuki gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.

Dikutif Kom[as.com, Otoritas Turki sebelumnya meyakini bahwa Khashoggi telah dibunuh oleh sekelompok pria Saudi yang datang ke konsulat di Istanbul pada saat yang sama dengan Khashoggi.

Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan bakal menjatuhkan sanksi kepada Saudi apabila benar jurnalis yang hilang telah dibunuh. Namun Riyadh memperingatkan pada Minggu (14/10/2018) akan melakukan aksi balasan apabila sanksi dijatuhkan kepada Arab Saudi, hal yang dikhawatirkan bakal mengganggu pasar saham negara kerajaan kaya minyak itu.***


.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com

Post Bottom Ad

Pages