Tiga Warga Palestina Tewas Ditembak Polisi Israel, Ratusan Lainnya Terluka di Gaza - Sumber Informasi Dunia

Tiga Warga Palestina Tewas Ditembak Polisi Israel, Ratusan Lainnya Terluka di Gaza

Share This

BINTANGNEWS.com –  Tiga orang warga Palestina telah tewas oleh tembakan Israel dan ratusan lainnya menderita luka-luka di demonstrasi anti-pendudukan di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza yang terkepung di wilayah yang diduduki Israel.
Pada Jumat malam, para pengunjuk rasa Palestina melemparkan batu dari balik awan asap hitam dari ban yang terbakar pada pasukan Israel, yang menanggapi dengan gas air mata dan api.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 12 tahun Faris Hafez al-Sarasawi dan Mahmoud Akram Abu Sama'an, 24, ditembak mati selama "The Great March of Return" protes timur Kota Gaza.

Hussein Fathi al-Raqab, 28, juga menyerah pada luka tembak yang ditimbulkan Israel di Nasser Medical Complex. Dia telah ditembak dan terluka selama demonstran di sebelah timur kota Khan Yunis, yang terletak sekitar 25 kilometer di selatan Kota Gaza.

Three Palestinians killed, hundreds injured in clashes with Israeli forces at Gaza border

The statement added that another 376 protesters were also injured. A total of 192 demonstrators were admitted to hospitals and medical centers across Gaza Strip to receive medical treatment.

It further noted that 126 people were struck with live bullets. Seven wounded protesters are said to be in a critical condition in hospital.

Qidra went on to say that Israeli military forces directly targeted a Palestinian ambulance with a gas grenade east of Gaza, without causing any casualties.

Journalist Mohammed Hazem al-Masri suffered injuries when a tear gas canister hit him in the head east of Jabalia refugee camp.

Bentrokan di Gaza mencapai puncaknya pada 14 Mei, menjelang peringatan ke-70 Hari Nakba (Hari Bencana), yang bertepatan tahun ini dengan relokasi kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem Timur yang diduduki al-Quds.

Pada tanggal 13 Juni, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi sebuah resolusi, yang disponsori oleh Turki dan Aljazair, yang mengutuk Israel atas kematian warga sipil Palestina di Jalur Gaza.

Resolusi, yang telah diajukan atas nama negara-negara Arab dan Muslim, mengumpulkan suara mayoritas yang kuat dari 120 suara di majelis beranggotakan 193 orang, dengan 8 suara menentang dan 45 abstain.

The resolution called on UN Secretary General Antonio Guterres to make proposals within 60 days “on ways and means for ensuring the safety, protection, and well-being of the Palestinian civilian population under Israeli occupation,” including “recommendations regarding an international protection mechanism.”

It also called for “immediate steps towards ending the closure and the restrictions imposed by Israel on movement and access into and out of the Gaza Strip.”***


Continue  to follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com

Editing: T.Bintang
Source: Presstv.com

Post Bottom Ad

Pages