Breaking News

Pendukung Calon Kades Kalah, Ontrog Kantor Kecamatan Pedes


KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Ratusan warga pendukung salah satu calon kades kepung kantor Kecamatan Peses, Karawang. Kedatangan ratusan warga tersebut diduga dipicu kekecewaan warga atas hasil pemilihan kepala desa yang digelar pada hari Minggu (11/11) kemarin. Kedatangan warga ke kantor kecamatan hampir terjadi kericuhan faktornya mencari panitia 11 yang diduga ada didalam kantor kecamatan.
Salah satu pendukung calon kades yang kalah, Nasir mengatakan kedatangan warga desa Dongkal ke kantor kecamatan Pedes karena panitia diduga curang, karena jumlah DPT tidak sesuai dengan undangan serta adanya warga diluar desa ikut mencoblos di TPS.

"Panitia telah melakukan kecurangan, kartu undangan tidak sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap," kata Nasir ,yang mengaku sebagai tim sukses calon kades Karsan dengan No urut 2.

Nasir menegaskan pilkades yang berlangsung di Desa Dongkal dianggap tidak Fair dan banyak kecurangan sehingga meminta hasil  Pilkades kemarin tidak sah dan minta diulang , apabila aspirasi masyarakat tidak diakomodir maka akan melakukan aksi yang sama menolak hasil pemungutan suara pilkades dan akan mengerahkan masa yang lebih besar.

"Saya sebagai tim sukses meminta pilkades ulang, karena hasil pemungutan suara pilkades banyak kecurangan," tegasnya.

Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya mengatakan terdapat dua kandidat dalam pemilihan kepala desa di Desa Dongkal,namun ketika hasil diumumkan dimenangkan oleh calon kades No urut 1 atas nama Darna , pendukung calon kades No urut 2 atas nama Karsan tidak terima dan melakukan aksi menyambangi kantor kecamatan setempat.

"Selama proses pencoblosan dan penghitungan suara situasi kondusif , namun setelah diumumkan hasil penghitungan suara tadi pagi warga datangi kantor kecamatan ," kata Slamet Waloya, Senin (12/11).

Dia mengatakan kedatangan warga ke kantor kecamatan untuk menemui panitia pilkades,karena ketidakpuasan dengan hasil pilkades yang sudah diumumkan panitia.

"Warga pendukung salah satu calon tidak puas dengan hasil pemilihan kepala desa," katanya.

Meski demikian, kata Kapolres Karawang, memastikan jika situasi ditempat tersebut sudah aman terkendali.Gejolak masyarakat soal hasil pilkades sudah dapat diredam yang dipasilitasi pihak kepolisian .

"Petugas keamanan yang berada dilokasi memfasilitasi aspirasi Masyatakat untuk dilakukan dialog," paparnya.

Dari data hasil penghitungan suara pilkades di Desa Dongkal ,Kecamatan Pedes, Nomor urut 1 atas nama Darna memperoleh suara 1.305 dan rivalnya calon Nomor urut 2 atas nama Karsan berjumlah 1.260 .

.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com