Ramadhan: Adalah Kesempatan untuk Bersatunya Umat Islam - Sumber Informasi Dunia

Ramadhan: Adalah Kesempatan untuk Bersatunya Umat Islam

Share This

BINTANGNEWS.com – Media PressTV berbahasa Inggris melaporkan,” Allah berfirman dalam Al-Quran: Dan berpegang teguh pada tali Allah bersama-sama dan jangan terpecah belah. Dan ingat nikmat Allah atas Anda-ketika Anda adalah musuh dan Dia menyatukan hati Anda dan Anda menjadi, atas bantuan-Nya, saudara. Dan Anda berada di tepi lubang neraka, dan Dia menyelamatkan Anda darinya. Demikianlah Allah menjelaskan kepada Anda ayat-ayat-Nya bahwa Anda dapat dibimbing. '
Ayat ini berlaku untuk umat Islam sepanjang tahun tetapi implementasinya secara khusus disaksikan selama bulan suci Ramadhan. Muslim dari semua sekte melakukan puasa dan beribadah dengan cara yang hampir identik dan mempertahankan perilaku baik yang sama. Ikatan sosial diperkuat dalam lingkungan refleksi diri, penyembahan bersama dan amal di bulan ini.

Dan bertentangan dengan sebagian besar media menggambarkan, di banyak negara sangat umum bagi Sunni dan Syiah untuk menikah, berdoa bersama di masjid yang sama, berbuka puasa bersama selama Ramadhan, dan hidup bersama secara harmonis. Bulan Suci Ramadhan adalah kesempatan besar bagi semua Muslim untuk menjangkau melintasi batas sektarian dan membangun persatuan abadi.

Mungkin umat Islam harus berjanji satu sama lain untuk menjadi satu. Kebanyakan orang memiliki teman yang berasal dari latar belakang Muslim yang berbeda dan tidak memiliki masalah pencampuran. Namun, kebutuhan masjid untuk menciptakan lingkungan di mana orang dibuat merasa diterima di masjid orang lain adalah penting untuk memenuhi visi persatuan pada tingkat struktural.

Di Iran tidak diperbolehkan memiliki masajid terpisah untuk Sunni dan Syiah. Di wilayah mayoritas Sunni, Syiah harus berdoa di belakang Imam Sunni dan sebaliknya. Bisakah kita meniru itu di Barat?

Ramadan: an opportunity for Islamic unity

Allah says in holy Quran: And hold firmly to the rope of Allah all together and do not become divided. And remember the favor of Allah upon you - when you were enemies and He brought your hearts together and you became, by His favor, brothers. And you were on the edge of a pit of the Fire, and He saved you from it. Thus does Allah make clear to you His verses that you may be guided.’

This verse holds true for Muslims throughout the year but its implementation is specifically witnessed during the Holy month of Ramadan. Muslims from all sects undertake fasting and worship in almost identical manner and maintain the same good conduct. Social bonds are strengthened in an environment of self reflection, communal worship and charity in this month.

And contrary to most media outlet portrays, in many countries it is quite common for Sunnis and Shi’as to intermarry, to pray together in the same mosques, to break their fast together during Ramadan, and to live together harmoniously. The Holy Month of Ramadan is a great opportunity for all Muslims to reach out across sectarian boundaries and build on a lasting unity.

Perhaps Muslims should pledge to each other to become united.  Most people have friends that are from different Muslim backgrounds and have no problem mixing.  However, the need for masajids to create the environment where people are made to feel welcome in the masjid of another is important to fulfill the vision of unity at a structural level. In Iran it is not allowed to have separate masajids for Sunnis and Shi’as.  In Sunni majority areas the Shi’as have to pray behind a Sunni Imam and vice versa. Can we replicate that in the West?***

Continue  to follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com

Editing: T.Bintang
Source:  Presstv.com

Post Bottom Ad

Pages