Breaking News

Puluhan Rumah Warga di Karawang Utara Disapu Angin Puting Beliung


KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Puluhan rumah warga di lima Kecamatan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, rusak parah akibat diterjang angin puting beliung. Akibat peristiwa ini dua orang warga mengalami luka –luka. Sementara kerugian diperkirakan mencapai ratusan Juta rupiah, Minggu Kemarin (27/01).
Angin puting beliung yang terjadi sejak pukul lima pagi hingga lima sore tersebut, telah memporak poranda ratusan rumah yang tersebar di lima Kecamatan.

Kerusakan terjadi dibagian atap rumah yang disapu angin puting beliung. Selain itu angin puting beliung juga menumbangkan beberapa pohon besar,” ujar Saemah Warga setempat. 

Warga yang mengalami kerusakan pada rumahnya langsung bergotong royong dengan warga lainnya untuk membetulkan rumah yang rusak.

Selain itu, tim SAR gabungan juga membantu mengevakuasi rumah-rumah yang mengalami kerusakan.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, dilima Kecamatan yang diterjang angin puting beliung itu terdiri dari Kecamatan Cilebar, terjadi di dua dusun, Dusun krajan dan dusun Sukamulya, dengan jumlah 29 rumah rusak.

Lalu di Kecamatan Tirtajaya, terjadi di dua Dusun, Malaka dan Dusun Cibarusah, dengan jumlah 40 rumah rusak.

Sementara di Kecamatan Batujaya, terjadi di Dusun, Dusun Karya Mekar, Mulyasari, dan Dusun Jatimulya, dengan jumlah Keseluruhan 36 rumah rusak ringan dan rusak berat.

Kecamatan Cibuaya, satu dusun, yaitu dusun Cemara Utara, 2 rumah rusak. Sementara yang terakhir di Kecamatan Pedes, dusun Sungaimanuk dengan jumlah 5 rumah rusak.

Akibat peristiwa ini, 2 orang warga dari Kecamatan Batujaya, mengalami luka-luka, dan sudah ditangani. Sementara kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Kepala BPBD  Karawang Asep Wahyu.

Sementara BPBD Karawang yang datang ke tempat kejadian langsung membantu warga dan menyalurkan bantuan berupa sembako untuk korban bencana angin puting beliung.

BPBD peringatan warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrim menurut BMKG bakal terjadi hingga bulan Februari mendatang.(win)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com