Breaking News

Awas Teror Pria Mesum di Karawang Masih Membayangi Anak Sekolah


KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Awas sekelompok teror Pria Mesum masih berkeliaran bagi anak-anak siswi yang sedang pulang sekolah di Karawang, Jawa Barat. Tercatat sudah sekitar 50 Siswa yang menjadi korban teror dalam kasus penyimpangan ini.
Situasi di Jalan Ahmad Yani Karawang, kini masih dianggap rawan membuat siswi sekolah sekitar Karawang kota khawatir. Salah satunya di SMP Negeri satu Karawang. Sebab, beberapa hari terakhir ini diduga masih berkeliaran sekelompok Pria Mesum itu yang meneror siswa saat pulang sekolah dengan modus yang berbeda-beda.

Pelaku dalam aksinya menggunakan mobil, dengan cara memanggil siswi, saat korban mendekat, Pria-pria mesum tersebut, memperlihatkan alat vital mereka didepan siswi.

Selain itu, ada Pria yang juga mengendarai sepeda motor. Modus Pria tersebut  bepura- pura sedang bertelepon dan sengaja memperlihatkan alat vitalnya Kepada korban.

Menurut Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Karawang, Nia Kurniasih mengatakan,” peristiwa terakhir diketahui terjadi dua hari lalu. Seorang siswi kelas delapan, SMPN 1 Karawang, sampai Mengalami trauma, setelah dua Pria turun dari mobil dan menarik tubuh korban kedalam mobil. Setelah itu, pelaku sengaja memperlihatkan alat vitalnya kepada korban.

Gangguan kelompok pria mesum itu, dulu sempat terjadi sekitar dua atau tiga tahun yang lalu. Namun  hingga kini pelakunya tidak pernah tertangkap,” kata Nia Kurniasih.

Berdasarkan pengakuan para korban, yang mendapat berbagai modus dari aksi tunggal hingga berkelompok dari para pria mesum tersebut. Modus pelaku mulai dari menanyakan alamat hingga berpura-pura menjadi teman orangtuanya agar siswi tersebut dapat terpancing.

Sementara itu pihak sekolah berharap, aparat kepolisian dan Satpol-PP meringkus kelompok Pria tidak Bermoral itu, yang kerap meneror murid perempuan sekolahnya. Sebab, hal itu cukup mengganggu sikologi anak dalam kenyamanan belajar dan juga keamanan keselamatan anak.

Hal tersebut juga pernah dibahas dengan beberapa tenaga pendidik lainnya di forum sekolah lain. Hasilnya, ternyata pernah ditemukan korban lainnya, seperti yang Terjadi di SMP 6, SMP 5, hingga SMK 2 Karawang. Bahkan tercatat sekitar 50 Siswi yang menjadi korban kasus penyimpangan tersebut,” papar Nia.(win)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com