Breaking News

Bupati Karawang Buka Pendaftaran Bagi PPPK

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Bupati Karawang, dr Hj, Cellica Nurrachadiana, akhirnya membuka portal Pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), bagi semua Tenaga Harian Lepas (THL) dari berbagai sektor yang ada di lingkungan Pemkab Karawang, Rabu (20/11).
Bipati Karawang telah mengintruksikan kepada Sekda dan Kepala BKPSDM untuk menghitung semua kebutuhan anggarannya terlebih dahulu.

"Saya tidak mau ada kesan bahwa Pemda sebagai Pemberi Harapan Palsu (PHP), maka saya harus menghitung dengan matang anggarannya, ternyata hingga mencapai Rp.90 miliar untuk satu tahun anggaran," ujar Cellica saat memberikan penjelasan pada para THL, Rabu (20/11) di ruang rapat Bupati.

Menurut Cellica, pihaknya untuk mengambil kebijakan secara menyeluruh. Maka untuk tes seleksi dilakukan pada tahap kedua. Bahkan pihaknya sudah menyiapkan untuk anggaran seleksi rekrutmen PPPK. "Yang kami angkat untuk ke PPPK bukan hanya bagi penyuluh pertanian saja, tapi untuk semua THL diantaranya, dari pendidikan, kesehatan dan lainnya yang jumlahnya mencapai 2196 orang," katanya.

Jadi, lanjut Cellica, pihaknya ingin membuat kebijakan memberikan manfaat buat semua dan bukan satu golongan saja. Sebab pada hari Selasa (19/2) ada para penyuluh yang berniat silaturahmi tapi informasi ke masyarakat malah dibuat-buat. "Saya kemarin itu ada diluar, tapi saya sudah siapkan rencana untuk PPPK ini. Dan saya tegaskan saya tidak ingin disebut PHP jadi saya harus menyiapkan semuanya terlebih dahulu," katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Karawang, Asep Aang Rahmatullah mengatakan, pihaknya sudah punya dua opsi untuk pengangkatan PPPK antara lain membuka portal pendaftaran PPPK tahap pertama dengan catatan untuk gaji diserahkan kepada pemerintah pusat. Sementara surat dari Kemenpan-RB penggajian itu diserahkan ke pemerintah daerah.

Oleh sebab itu, lanjut Aang, pihaknya sudah menyiapkan opsi kedua, yaitu membuka portal pendaftaran PPPK pada tahap dua dengan menyiapkan anggaran gaji sebasar Rp.25,9 miliar untuk 8 bulan.

"Saat ini kami hanya menyiapkan untuk rekrutmen sebesar Rp.650 juta, dan untuk penggajian belum dianggarkan karena APBD 2019 sudah disahkan. Paling bisa melalui anggarkan APBD perubahan, setelah sebelumnya disepakati oleh legislatif," katanya.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com