Breaking News

Komandan IRGC Senior Iran: Arab Saudi Jantung Kejahatan di Kawasan


BINTANGNEWS.com – Media PressTV berbahasa Inggris melaporkan,” Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran kedua telah mengecam Arab Saudi sebagai "jantung kejahatan" di kawasan Timur Tengah dan seluruh dunia juga, menekankan bahwa Republik Islam telah membuat rencana untuk mengalahkannya. musuh dan pembalasan darah korban terornya.
Speaking at a ceremony to commemorate the victims of the recent terrorist attacks in southeast Iran on Tuesday, Brigadier General Hossein Salami warned that the attack, carried out by Saudi-backed terrorists, was not just an isolated terrorist incident; rather, it comes from "dangerous strategies" that have emerged at the global level.

Pasukan IRGC Iran "telah berdiri melawan segitiga yang tidak menyenangkan dari AS, rezim Zionis dan pemerintah reaksioner Arab regional, dan itu bukan tugas yang mudah," katanya.

"Hari ini, Arab Saudi adalah jantung kejahatan di kawasan dan dunia," kata komandan senior itu.

Pekan lalu, sebuah mobil bermuatan bahan peledak menabrak bus di Provinsi Sistan dan Baluchestan Iran, menewaskan 27 personel IRGC dan melukai 13 lainnya.

Kelompok teroris Jaish ul-Adl, yang berbasis di Pakistan dan terkait dengan al-Qaeda dan rezim Saudi, mengaku bertanggung jawab atas pemboman itu.

Sebagai buntut dari serangan teror, komandan kepala IRGC, Jenderal Mohammad Ali Jafari, mengeluarkan peringatan keras kepada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, mengatakan mereka dapat menghadapi tindakan pembalasan untuk mendukung teroris atas nama AS dan Israel.

General Salami goes on to say that the balance of power is currently shifting to the Muslim world, and that large powers must retreat from regional areas under their occupation or face this rising wave of Islam.

Arrogant powers, he continued, had grown weaker and were not even able to solve their own small problems.

"Al Saud should know that it won't last long. "The enemy must know that we will not stop chasing him," said the IRGC commander.

Kekuatan Amerika telah kehabisan tenaganya dan musuh-musuh frustrasi, sedangkan Iran sedang membuat kemajuan dan melanjutkan di jalur ke depan, katanya.

Jenderal Salami lebih lanjut mengatakan bahwa Iran telah menyusun rencana untuk membalas darah para martirnya dan menghadapi musuh-musuhnya.

Iran "memiliki rencana untuk mengalahkan kekuatan dunia dan tidak akan membatasi konfrontasinya pada area tertentu," katanya.***

Continue  to follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com

Editing: T.Bintang
Source:  Presstv.com