Benarkah Kasus Andi Arief Dinilai Pengaruhi Elektabilitas Partai Demokrat - Sumber Informasi Dunia

Benarkah Kasus Andi Arief Dinilai Pengaruhi Elektabilitas Partai Demokrat

Share This

BINTANGNEWS.com – Tertangkapnya Politikus Demokrat Andi Arief atas dugaan penyalahgunaan narkoba di Hotel Peninsula Minggu (3/3) kemarin diprediksi akan menurunkan elektabilitas Demokrat di pemilihan legislatif (Pileg) 2019.
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa kala menilai Andi Arief lebih memiliki keterkaitan yang erat dengan Partai Demokrat ketimbang Prabowo-Sandi, sehingga nantinya diprediksi akan merugikan partai berlambang mercy tersebut.

"Efeknya lebih banyak terkena ke partainya, karena dia lebih mengatasnamakan seorang partai daripada seorang pendukung dari pasangan calon Prabowo-Sandiaga. Oleh karena itu masyarakat juga lebih banyak melihat sisi historisnya," ujar Ardian di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta, Selasa(5/3/2019).

Ardian pun mengungkapkan bahwa kasus Andi Arief akan berbuah buruk terhadap Demokrat jika tidak segera dicari solusinya. Sebab suara Demokrat sudah sangat jatuh pasca banyak kadernya yang tersangkut kasus korupsi pada Pilpres 2014.

"Ini akan membuat Partai Demokrat perlu energi baru untuk bisa reborn. Karena yang kita tahu Demokrat pada 2009 dia menang pemilu dengan suara 30% pada waktu itu, tapi kemudian kadernya banyak tersangkut kasus korupsi, jadi pada 2014 suaranya merosot sampai 10%. Sekarang di survei mungkin sekitar 6%," ungkap Ardian.

Namun yang dikutif Sindonews, sikap Demokrat yang menyerahkan sepenuhnya kasus Andi Arief ke pihak kepolisian perlu diapresiasi. Karena dari situ terlihat Demokrat berusaha meyakinkan publik bahwa kasus tersebut tak ada kaitannya dengan partainya.

"Sejauh ini yang akan Demokrat lakukan misalnya akan melindungi, tetapi juga akan menyerahkan proses hukum yang berlaku, ini jadi poin plus. Pada intinya, ketika ada sebuah krisis dalam satu partai, bagaimana mereka bisa meyakinkan publik bahwa krisis ini bukan merupakan bagian dari partai," tuturnya.(bin)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com


Post Bottom Ad

Pages