Breaking News

Kejari Karawang Sudah Terima SPDP 3 Kasus Emak emak


KARAWANG, BINTANGNEWS.com - Kejaksaan Negeri Karawang  telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP)  berkas perkara tiga perempuan
kampanye hitam Jokowi. Kejari telah membentuk tim beranggotakan 7 orang Jaksa Penuntut Umum (JPU) .

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari)  Karawang, Rohayatie mengatakan membenarkan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya  Penyidikan (SPDP) kasus Citra Widianingsih dan kawan-kawan dalam perkara kampanye hitam dari penyidik Polres Karawang,  untuk diteliti semua berkas yang diterima. 

"Benar,  telah menerima SPDP dari Polres Karawang untuk dilakukan penelitian berkas, " kata Rihayatie,  Rabu (5/3) kepada media. 

Dia menjelaskan, Kejari Karawang telah membentik tim Jaksa Penuntut Umum,  (JPU)  berjumlah 7 orang untuk meneliti berkas kasus kampanye hitam Citra Widianingsing cs,  yang diketuai  Kasi Pidum Kejari Karawang.

'Kita sudah membuat tim berjumlah 7 orang,  dan pemeriksaan berkas selama seminggu sesuai KUHP, " jelasnya. 

Trio emak-emak dari  relawan PEPES yakni ES, IP dan CW dijadikan tersangka atas  kampenye hitam yang dilakukan ke Jokowi. Ketiga orang ini dikenakan Pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45A ayat (2) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; dan/atau pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 atau pasal 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Ketiganya  memiliki peran masing-masing dalam video tersebut. ES dan IP terlihat dalam video mengeluarkan kata-kata terhadap seorang kakek yang berdiri di depan pintu rumahnya. Sementara CW melakukan perekaman dan mengunggah ke media sosial dengan akun miliknya @citrawida5. (bin)