Breaking News

KPU Karawang: Dokumen Kartu Suara Raib Akibat Petugas Lalai


KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Komisioner Komisi Pemilihan  Umum (KPU) Karawang, terkait raibnya dokumen hasil pleno pemungutan suara Pemilihan Presiden dalam kotak suara, murni kelalaian petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)  TPS 24 di Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Karawang.
"Miftah Farid, ketua KPU Karawang mengatakan,” kasus raibnya dokumen hasil penghitungan suara Pilpres di kotak suara yang sudah dikirim ke tingkat PPK, itu murni kelalaian, tidak ada unsur kesengajaan diduga akibat kelelahan saat bekerja , " kata Ketua KPU Kabupaten Karawang, Selasa (22/4), usai dilakukan rapat pleno ulang hasil Pilpres di PPK Kecamatan Karawang Barat.

Dia menegaskan  dokumen hasil rapat pleno dalam kotak suara Pilpres,  tidak hilang namun tertinggal di meja kantor Kelurahan Karawang Kulon, dengan kondisi masih tersegel. Setelah di cek ulang dokumen hasil pleno pilpres masih utuh baik lembar C1 maupun hasil rapat pleno KPPS.

"Dokumen utuh tidak ada yang hilang ataupun  hasil C1 berhologram angka prolehan suara Pilpres masih sama dengan kedua saksi paslon Pilpres, "katanya.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Kabupaten Karawang, Kursin Kurniawan menegaskan raibnya dokumen hasil pleno pilpres dalam kotak suara, akan melakukan investigasi mendalam apa dan siapa yang melakukannya sehingga videonya viral dimedia sosial, walaupun ada faktor human eror oleh petugas KPPS.

"Kita akan melakukan investigasi mendalam dan akan meminta keterangan lengkap petugas pengawas dilapangan, "tegasnya.

Dari data C1 ,dalam dokumen baik yang Dilaporkan KPPS ke jenjang PPK dan KPU  serta data C1 para saksi kedua paslon angkanya perolehan suara hasil penghitungan untuk Pasangan Calon 01  Presiden dan Wakil Presiden  94 suara dan Prabowo-Sandiaga 124.suara.

Sebelumnya beredar video kotak suara Pilpres di TPS 24 ,Keluarahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat.(aef)

Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com