Breaking News

Islamophobia di era Trump Melarang Warga Tujuh Negara Muslim ke AS


BINTANGNEWS.com – Media Presstv berbahasa Inggris melaporkan,” Tampaknya ada urgensi yang cukup besar sekarang untuk mengabadikan Islamofobia Donald Trump menjadi hukum. Pembicaraan tentang pelarangan imigrasi, registrasi Muslim dan bahkan kamp-kamp interniran pernah terdengar seperti intrik seorang salesman kecokelatan yang ingin memanjakan kebutuhan pemilih untuk narasi penjahat yang baik.
Di tengah suasana kekacauan yang luar biasa, hari-hari awal pemerintahan Trump telah menjelaskan, bagaimanapun, bahwa Islam adalah musuh publik nomor satu dan berfungsi sebagai pusat dari agenda etno-nasionalis Steve Bannon.

Larangan Muslim Trump melarang warga negara dari tujuh negara mayoritas Muslim memasuki AS selama 90 hari. Negara-negara ini adalah Suriah, Iran, Sudan, Libya, Somalia, Yaman dan Irak, dengan dua warga negara termasuk dalam larangan tersebut. Menariknya, tidak satu pun dari negara-negara ini yang memasok teroris ke AS.

Bahkan, larangan itu tidak berlaku untuk kebangsaan orang-orang yang melakukan serangan 11 September, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir. Namun larangan ini saat ini sedang ditahan, berkat perintah pengadilan federal.

Islamophobia in the Trump era

There seems to be considerable urgency right now to enshrine Donald Trump’s Islamophobia into law. Talk of an immigration ban, a Muslim registry and even internment camps once sounded like the machinations of a spray-tanned salesman looking to indulge the electorate’s need for a good villain narrative.

Amid an atmosphere of overwhelming chaos, the early days of Trump’s reign have made clear, however, that Islam is public enemy number one and serves as the centerpiece of Steve Bannon’s ethno-nationalist agenda.

Trump’s Muslim ban bars citizens of seven Muslim-majority countries from entering the US for a period of 90 days. These countries are Syria, Iran, Sudan, Libya, Somalia, Yemen and Iraq, with dual nationals included in the ban. Interestingly none of these countries have supplied a terrorist to the USA.

In fact, the ban does not apply to the nationalities of those who carried out the 9/11 attacks, such as Saudi Arabia, the United Arab Emirates and Egypt. This ban however is currently on hold, thanks to a federal court order.***

Continue  to follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com


Editing: T.Bintang
Presstv.com