Breaking News

Merinding, Pekik Kalimat Merdeka di Tanah Suci pun Bergema

BINTANGNEWS.com - Pekik "Indonesia Merdeka!" menggema. Itu seusai jamaah haji yang tinggal di Hotel 714 Rizq Palace, kawasan Misfalah, Makkah, Arab Saudi, menyanyikan dengan penuh khidmat lagu kebangsaan Indonesia Raya, Sabtu (17/8) pagi.


Usai menyanyikan lagu wajib tersebut dengan penuh penghayatan, jamaah meneriakkan "Indonesia Merdeka!" berulang kali. Tak hanya itu, tangan mereka juga mengibarkan bendera kecil Merah Putih yang sebelumnya sudah disiapkan pihak hotel.
Tanpa ada yang mengomando, tiba-tiba saja ada yang menyanyikan lagu Merdeka, gubahan H Mutahar. Jamaah pun ikut menyanyikan lagu itu.
Usai prosesi menyanyi lagu-lagu nasional, acara berlanjut pada sesi informal. 
Pihak hotel Arab Saudi ini tidak luput mempersiapkan hal-hal yang perlu. Bahkan, kue besar pun sudah tersaji di atas meja. Jadilah perayaan Hari Kemerdekaan ke-74 RI tak ubahnya acara ulang tahun yang penuh kemeriahan.
Seperti halnya di Tanah Air, acara ini juga diiringi berbagai perlombaan. Pesertanya ialah petugas haji dan jamaah.
Salah satu perlombaan yang diikuti adalah lomba balap karung. Hal ini menjadi seru ketika jamaah saling bersaing mencapai garis finish.
Di hotel ini, pihak hotel memang sengaja memfasilitasi jamaah yang ingin merayakan HUT RI ke-74. Selain aneka perlombaan, lobi hotel juga didekorasi dengan pernak-pernik bendera Indonesia.
“Kami atas nama pribadi dan atas nama perusahaan mengucapkan selamat ulang tahun untuk warga negara Indonesia. Kami menyelenggarakan beberapa lomba untuk memberikan kebahagiaan kepada para jamaah agar mereka merasakan berada di Tanah Air,” kata Pemilik Hotel Rizq Palace, Bassam Abdulrazzaq.
Di pemondokan jamaah yang tinggal di Sektor 9 Rey Bakhsy, juga dilakukan peringatan 17 Agustus. Namun, kali ini acara dikhususkan untuk petugas haji.
Para petugas di sini melaksanakan upacara peringatan 17 Agustus. Setelah upacara selesai, mereka berkumpul untuk mengikuti pertunjukan kesenian tutur khas Banjar, madihin, dari pemadihin Anang Syahrani.
Indonesia Merdeka!" menggema. Itu seusai jamaah haji yang tinggal di Hotel 714 Rizq Palace, kawasan Misfalah, Makkah, Arab Saudi, menyanyikan dengan penuh khidmat lagu kebangsaan Indonesia Raya, Sabtu (17/8) pagi.
Tanpa ada yang mengomando, tiba-tiba saja ada yang menyanyikan lagu Merdeka, gubahan H Mutahar. Jamaah pun ikut menyanyikan lagu itu.
Usai prosesi menyanyi lagu-lagu nasional, acara berlanjut pada sesi informal. Pihak hotel Arab Saudi ini tidak luput mempersiapkan hal-hal yang perlu. Bahkan, kue besar pun sudah tersaji di atas meja. Jadilah perayaan Hari Kemerdekaan ke-74 RI tak ubahnya acara ulang tahun yang penuh kemeriahan.
Seperti halnya di Tanah Air, acara ini juga diiringi berbagai perlombaan. Pesertanya ialah petugas haji dan jamaah.
Salah satu perlombaan yang diikuti adalah lomba balap karung. Hal ini menjadi seru ketika jamaah saling bersaing mencapai garis finish.
Di hotel ini, pihak hotel memang sengaja memfasilitasi jamaah yang ingin merayakan HUT RI ke-74. Selain aneka perlombaan, lobi hotel juga didekorasi dengan pernak-pernik bendera Indonesia.
“Kami atas nama pribadi dan atas nama perusahaan mengucapkan selamat ulang tahun untuk warga negara Indonesia. Kami menyelenggarakan beberapa lomba untuk memberikan kebahagiaan kepada para jamaah agar mereka merasakan berada di Tanah Air,” kata Pemilik Hotel Rizq Palace, Bassam Abdulrazzaq.
Di pemondokan jamaah yang tinggal di Sektor 9 Rey Bakhsy, juga dilakukan peringatan 17 Agustus. Namun, kali ini acara dikhususkan untuk petugas haji.
Para petugas di sini melaksanakan upacara peringatan 17 Agustus. Setelah upacara selesai, mereka berkumpul untuk mengikuti pertunjukan kesenian tutur khas Banjar, madihin, dari pemadihin Anang Syahrani.
Tanpa latihan dan tanpa teks, Anang yang sudah terbiasa melakukan madihin menggunakan bekas galon air mineral sebagai gendang kemudian bertutur dengan lancar syair yang dilagukan bertema “Tanah Suci dan Proklamasi”.
Dengan rima atau persajakan yang senada di akhir syair berlagu itu menjadikan hadirin kemudian bertepuk tangan saat madihin melagukannya.
Setelah usai madihin digelar lomba makan krupuk yang diikuti para petugas haji. Lomba tersebut pun mengundang keseruan tersendiri namun sayangnya waktunya terlalu singkat sehingga tidak banyak yang bisa turut serta lomba tersebut.
Peringatan 17 Agustus juga dilakukan di Sektor 10 yang merupakan tempat tinggalnya jamaah haji asal embarkasi Solo. Menurut Kepala Sektor 10 Nurul Badruttamam, tidak hanya petugas dan jamaah yang ikut lomba, tetapi juga dari petugas Maktab yang merupakan orang Arab.“Harus ada petugas Maktab, biar tambah seru,” kata Nurul, yang dikutif Republika.co.id.
Di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, juga dilaksanakan upacara bendera.
Bahkan, dimulainya pada pukul 06.00 waktu Arab Saudi (WAS.) Di sini, yang yang bertindak menjadi inspektur upacara adalah Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Kabalitbangkes) dan selaku Ketua Tim Asistensi Kesehatan Hajidokter Siswanto. Upacara dilakukan pada pagi hari karena pihak KKHI harus tetap melayani perawatan kesehatan para pasien.(bin)

 Meski tak ada pemandu lagu, ratusan jamaah itu menyanyi lagu kebangsaan secara spontan dan harmonis setelah seorang petugas haji memberi aba-aba mulai.