Breaking News

PM Israel Berjanji Masih akan Terus Serang Jalur Gaza


BINTANGNEWS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan ke Jalur Gaza akan tetap dilakukan meskipun negaranya akan menggelar pemilu pada September mendatang. Hal itu dia sampaikan saat melakukan kunjungan selama dua hari ke Ukraina, Senin (19/8).

Netanyahu menegaskan bahwa pemilu tidak akan menahannya untuk melancarkan serangan ke Gaza. “Jika diperlukan, kami akan memulai kampanye (serangan) besar, dengan atau tanpa pemilu,” kata dia.

Pada Sabtu pekan lalu pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza. Mereka mengincar dua fasilitas milik kelompok Hamas. "Serangan itu dilakukan sebagai respons atas roket yang diluncurkan dari Gaza awal malam ini," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.
Menurut sumber Republika.co.id, Belum ada laporan apakah serangan itu menyebabkan jatuhnya korban jiwa atau luka. Sementara itu Hamas menyebut serangan Israel ke Gaza bertujuan mengalihkan perhatian atas kekerasan yang terjadi di Tepi Barat baru-baru ini.
"Serangan Israel adalah pesan eskalasi dan agresi yang dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian dari tindakan heroik di Tepi Barat, yang telah membingungkan perhitungan musuh serta memperdalam krisis internal," ujar juru bicara Hamas Fawzi Barhoum, dikutip laman Times of Israel.
Tindakan heroik yang dimaksud Hamas adalah penikaman terhadap seorang remaja Israel hingga tewas. Pelaku diketahui bernama Nasir Asafra dan Qassem Asafra. Menurut tentara Israel, keduanya merupakan anggota Hamas.

Menurut Hamas aksi penikaman itu merupakan wujud kemarahan. "Kemarahan bangsa kami meningkat dan insiden penikaman adalah respons terhadap penyerangan berulang-ulang di Masjid Al-Aqsa serta kejahatan pendudukan yang sedang berlangsung," ujar Hamas.(bin)