Breaking News

Bupati Karawang Apresiasi PT Pertamina Ciptakan Wisata Edukasi Baru di Pantai Utara

KARAWANG, BINTANGNEWS.com -
Anak perusahaan PT Pertamina Hulu Eergi (PHE) diapresiasi orang nomorsatu Karawang atas gebrakannya membenahi bibir pantai Karawang. Ada sekitar 70 hektar bibir pantai di Dusun Pasir Putih, Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon disulap PHE Offshore North West Java (ONWJ) menjadi wisata edukasi Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Pasir Putih.

Kawasan wisata edukasi PRPM Pasir Putih secara simbolis diresmikan langsung oleh Bupati Kab. Karawang, Cellica Nurrachadiana, didampingi oleh Vice President Relations 
PHE, Ifki Sukarya, dan Ketua DPRD Karawang, Pendi Anwar, Kamis (23/10).

Dalam sambutannya, Bupati Karawang sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak PHE ONWJ yang telah membangun kawasan PRPM di wilayahnya, karena selain mempercantik kawasan pesisir Pasir Putih, adanya PRPM ini juga dapat meningkatkan taraf hidup warga seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke tempat ini.

VP Relations PHE, Ifki sukarya, menjelaskan, kawasan ini merupakan salah satu kawasan yang cukup dekat dengan area kerja PHE ONWJ, melalui pengembangan PRPM ini PHE 
telah membuktikan diri menjadi salah satu perusahaan yang dekat dengan masyarakat.

Melalui program penanaman mangrove yang terus berlangsung setiap tahunnya. Bukan saja sebagai upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, tetapi kini menjadi tanggungjawab bersama penyelamatan alam pesisir oleh masyarakatnya.

Pihak PHE ONWJ sangat dekat dengan masyarakat setempat karena telah turut membangun sarana infrastruktur secara bertahap pada lokasi yang dikemudian hari bisa menjadi lokasi Eko Wisata ini.

Mangrove dengan varietas api-api Cenia black dan Lezipora terus ditanam hingga saat ini lewat kemitraan bersama PHE ONWJ yang semakin memudahkan akses perluasan 
tanaman pencegah rob dan abrasi ini, antara lain dengan membangun trek jembatan kayu 50 meter,  penahan sampah dan gelombang hingga pelatihan dan ekosistemnya yang 
turut melengkapi kecantikan mangrove di Pasirputih.

"Kita bangga, kini Pasir Putih jadi Pusat Restorasi dan Pelatihan Mangrove (PRPM), dinas dan perusahaan BUMN ambil 
bagian untuk ikut berkontribusi pada penyelamatan alam ini," ujar Sahari, salah seorang warga di Pasir putih.

Ifki Sukarya menambahkan, persoalan lingkungan adalah tanggungjawab bersama sampai anak cucu. Dirinya merasa bangga atas kemitraan bersama masyarakat pesisir Pasir Putih, Pemkab Karawang, dan Pokmaswas. Dalam hal ini pihaknya ikut serta dalam program pemberdayaan masyarakat pesisir, tinggal komitmennya saja, karena kunci kesuksesan atas perawatan lingkungan dan tanaman mangrove ini adalah pada komitmen masyarakatnya yang bisa kompak menjaga alam, tentu saja dengan melihat kekompakan semua pihak dalam penanaman mangrove ini, dirinya semakin yakin, bahwa mangrove di Pasirputih bisa terawat, terjaga dan semakin cantik.(bin)