Breaking News

Seorang ASN Karawang Mengaku Petinggi Kerajaan King Of The King


                                                Foto diperoleh Kompas.com dari kontak WhatsApp Juanda

KARAWANG, BINTANGNEWS.com – Munculnya fenomena petinggi Kerajaan King Of The King, bernama Juanda yang menggunakan seragam Aparatur Sipil Negara (ASN), di Kabupaten Karawang Jawa Barat (Jabar), membuat heboh dijagat maya.

Viseo seorang PNS aktif, mengaku sebagai utusan dari kerajaan King Of The King, membuat heboh di masyarakat kota lumbung Padi Karawang, bahkan ia juga telah ditunjuk sebagai ketua umum Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) yakni lembaga keuangan kerajaan King Of The King yang mengklaim mampu melunasi hutang Indonesia.

Fenomena ini muncul di Video seorang PNS Karawang dengan durasi 14 menit ini, cukup menghebohkan warga net di Kabupaten Karawang. Dalam Video ini, Juanda yang masih menjabat sebagai Kepala Seksi Kesos di Kecamatan Banyusari, Karawang, mengaku merupakan utusan dari kerajaan King Of The King.

Dalam pernyataannya, selain sebagai utusan King Of The King, ia juga menjabat sebagai ketua umum IMD. Sedangkan IMD sendiri merupakan lembaga keuangan di bawah naungan kerajaan King Of The King, dan mengklaim memiliki aset kekayaan mencapai puluhan ribu trilyun, dan bisa melunasi hutang negara.

Selain itu, Juanda juga mengklaim, jika kerajaan King Of The King merupakan Raja diraja dari semua raja di dunia, termasuk membawahi kerajaan Sunda Empire.” Raja diraja lah yang nantinya akan melantik seluruh Presiden dan Raja-raja di seluruh dunia,” terangnya dalam Vidio berdurasi 14 menit itu.

Juga menerangkan bahwa, kerajaan King Of The King menduduki dua lembaga keuangan tertinggi di dunia, yaitu Union Bank Switzerland, UBS dan Indonesia Mercusuar Dunia.

Menurut Dudi Alexsandri, Kabid Kedisiplinan BKSDM Karawang menyebutkan, meski Vidio tersebut cukup menghebohkan masyarakat Kabupaten Karawang, namun pihak pemerintah Kabupaten Karawang belum bisa menjatuhkan sangsi dulu terhadap Juanda, terkait viralnya Vidio tersebut, karena hingga sampai saat ini belum ada dasar laporan dari masyarakat Karawang, yang merasa dirugikan oleh keberadaan petinggi kerajaan King Of The King tersebut,” terang Dudi.***




.(bin)
Ikuti Terus Sumber Informasi Dunia di twitter@bintangnews.com