Breaking News

Turki Menolak Keras Rencana Trump ”Membelah” Tanah Yerusalem Al-Quds


BINTANGNEWS.com – Sumber media Presstv berbahasa Inggris melaporkan,”  Pasca Presiden AS Donald Trump mengumumkan dalam memproklamirkan kesepakatan sendiri di Abadnya, pada hari Selasa, negara Turki langsung keras penentangannya terhadap rencana tersebut.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan,” Yerusalem al-Quds adalah suci bagi umat Islam, jika usulan AS untuk meletakkan kota suci itu menjadi bagian dari negara Israel, itu tidak pernah bisa diterima.

Turkish government, people reject Trump’s Middle East plan

Ruling Justice and Development Party Spokesperson Omer Celik also condemned the plan, saying the so- called “Deal of the Century” of the US is an occupation plan that has ignored the legitimate demands of Palestine.

In a statement, Turkey's Foreign Ministry called the deal an annexation plan and an attempt to steal Palestinian lands and kill off prospects of establishing a Palestinian state.

Rencana Trump juga ditolak oleh warga Turki. Ratusan orang berkumpul di luar kedutaan AS dan konsulat di kota-kota Turki untuk memprotes rencana Timur Tengah yang baru.

Orang Turki percaya bahwa dunia Muslim harus bersatu untuk melawan plot seperti itu. Sebagian beberapa negara juga mengkritik bagi negara-negara Arab yang menyetujui dan mendukung rencana Trump.

Turkey’s Parliament issued a statement condemning the so-called peace plan saying this move will further fuel tensions in the region.

People here say Jerusalem al-Quds is the capital of the Palestine and the heart of the Islamic world. They refuse the Judaization of al-Quds and the occupation of Palestine.***

Continue  to follow the World Resources on twitter @ bintangnews.com

Editing: T.Bintang
Source:  Presstv.com