Breaking News

Anggota DPR RI: Aliran King Of the King Harus Diluruskan dengan 4 Ppilar Kebangsaan

KARAWANG, BINTANGNEWS.com - Anggota DPR RI, fraksi partai Demokrat, Vera Febyanthy menekankan perlunya meluruskan pemahaman aliran ideologi yang bertentangan dengan hukum dan 4 pilar Kebangsaan, seperti King Of the King yang muncul di Kabupaten Karawang. 


"Paham aliran seperti sunda empire, King of the King dan lainnya, itu harus diluruskam, bahwa kita itu hanya menganut kepada adanya satu kepala negara yaitu presiden," ucapnya, Senin (10/02) saat acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan di aula kantor kecamatan Pedes. 

Dikatakan politisi partai Demokrat ini, masyarakat perlu memahami bagaiamana pentingnya 4 pilar kebangsaan MPR RI ini bisa masuk ke tingkat perdesaan. Masyarakat harus mengetahui landasan-landasan undang-undang dasar, kebhinekaan tunggal ika, dan juga bagaimana mengetahui adanya paham-paham aliran menyimpang. 

 "Mengenai King of the King di Karawang yang melibatkan ASN, tugas kita datang ke sini untuk menyampaikan bahwa janganlah kita membuat sesuatu yang diluar dari jalur hukum," tuturnya. 

Oleh karenanya, dibutuhkan peran anggota DPR bertemu langsung dengan masyarakatnya melakukan sosialisasi bahwa pemahaman itu harus diluruskam. 

"King of the King itu bagaimana mereka eksistensinya supaya eksis, mereka membuat King of the King dan sunda empire dan lain sebagainya,  sebetulnya tidak perlu dilakukan. Kami sebagai wakil rakyat untuk menyampaikan di Karawang ini yang harus diluruskan," tegasnya. 

Lanjut Wakil Sekretaris DPP Demokrat ini, dirinya berharap pemkab Karawang melakukan penyuluhan untuk mencari akar masalah, mengapa itu bisa terjadi bagaimana pemahaman mereka sampai seperti itu.

"Bukan hanya kepada pemkab Karawang saja tetapi juga kepada semua masyarakat dan tokoh khususnya anggota DPRD tingkat kabupaten provinsi dan DPR RI untuk turun menyampaikan, untuk meluruskan bahwa aliran aliran itu jangan diikuti, dengan menekankan pemahaman 4 pilar Kebangsaan, ini sangat penting," pungkasnya. (bin)